Home sweet home

Rumah, seperti apapun visualisasinya ternyata tetap selalu jadi nomor satu buat kita. Buat saya tepatnya. Setelah tiba-tiba dilanda rasa melankolis berikut sentimentil luar biasa sambil menangis bombay gara-gara mendengar degung sunda di akhir minggu lalu, siapa sangka akhirnya saya bisa menapak kaki di tanah Banten seminggu kemudian. Jalan hidup seseorang memang tidak bisa ditebak. Tiba-tiba, tidak ada planning. Mungkin sedikit tertekan, tidak enak badan, kangen keluarga, kangen makanan enak, mengantar teman sekaligus harus pergi ke dentist adalah alasan saya menjalani trip 4D3N ke Tangerang, haha..

Asli perjalanan ini lumayan capek. Dari Bangkok jam 9 pagi tiba di Serpong jam 9.30 malam. Banyaklah pengalaman seru seharian. Dimulai dari membantu teman geret koper sana-sini membawa bagasi 50 kg, disangka TKI,  membantu seorang ibu sepuh asal Thailand yang kebingungan di bandara tidak bisa baca tulis latin jadi translator yang akhirnya sama-sama bingung juga karena si ibu nyerocos panjang lebar *untung ada kru AA yang baik hati menolong*, ditodong sopir taksi tanpa argo, menunggu van jam 6.30 tak tahunya ban kendaraan bocor dan jadi keluar dari bandara jam 8 malam. Seru-seru sepet gitu deh! Dinikmati saja. Tak perlu memikirkan bagaimana nanti pulang tanggal 13 dan khawatir akan Bangkok shutdown di 20 titik.

Terkesan rada-rada error memang, tapi ya begitulah saya sekarang..

Mulai menjalani kehidupan riset yang melelahkan ditambah masih banyak exam dan tuntutan untuk segera maju proposal menjadi membuat saya jadi linglung. Mungkin karena belum terbiasa lagi, ditambah usia renta dan kurang asupan gizi, baru seminggu beraktivitas saja sudah menyebabkan kelunglaian luar biasa dan berakibat lumayan fatal. Ujung-ujungnya di suatu sore, saya berhasil memecahkan cover lid akrilik untuk eksperimen yang masih harus berlanjut tanpa sengaja akibat terlalu capek *huwaa… pengen nangis tapi nggak bisa*. Entah bagaimana akhir cerita manis ini berakhir. Kalau harus mengganti, ya diganti. Kalau sampai harus ditunda, ya jangan dong! Bisa-bisa kerja rodi nanti jadinya dan yang pasti tulang-tulang saya bakalan rontok satu per satu. Kemarin saja, saya mendapati bintang-bintang berkeliling di sekitar kepala *ternyata itu fakta ya, bukan hanya ada di kartun Tom & Jerry saja :)*

Mencermati hidup akhir-akhir ini, saya berasa jadi aktris sinetron yang sedang syuting tayangan stripping. Ya, ibaratnya mendramatisasi diri bak aktor-aktor pendukung drama Prime Minister and I-nya Lee Beom Soo dan Im Yoon A yang lagi seru-serunya saya tonton live streaming sebagai obat penglipur lara *heu, pantes aja entry literature review tak pernah bertambah jumlah halamannya*. Kalau mereka bisa rela kerja setiap hari di musim dingin yang bikin menggigil demi sebuah drama, saya juga harus bisa demi cepat selesai.

Ya.. begitulah saya di di hari Sabtu pagi yang cerah, ditemani iringan suara mesin cuci, kicauan riuh burung-burung, tayangan Disney Channel, dan aneka bahan masakan yang belum diolah. Namanya juga home sweet home!

Semoga hari-hari sahabat di 2014 ini juga berwarna-warni…Semangat!

Iklan

43 thoughts on “Home sweet home

  1. bener, kalo lagi dikosan kadang saya suka tiba2 keinget rumah, pengen makan masakan ibu, tidur di kamar rumah. pengen ngobrol bareng keluarga.. aaaaaaaa

  2. walah balek nggak kabar kabar * baru tahu…hehehe emang siapa sayah yah mbak..hehe tahu gitu kan telp telpnan…paling enggak..:) udah di Bangkok lagi kah?? semangat mbak semoga cepat kelar dan ada trip ke Batam dan bintan berikutanya hehehe 🙂

  3. semoga cepet beres skolahnya jadi bisa cepat pulang dan gak homesick lg.. 🙂
    jaman masih kost dulu,, sy jg rasanya pen pulang kerumah mama tiap minggu:D

  4. Ping-balik: “Family Day” di Taman Komodo | My new world

  5. Mudik teh satu hal yg ditunggu-tunggu, abdi mah upami uwih teh, ka si Mamah, saatnya kembali menjadi anak kecil yang pengennya selalu dikeukeupan upami peureum teh hehe

    Teh Hilsya linggih di Bangkok..???

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s