Winter time in Chiang Rai

Akhir tahun 2013 ini saya tidak kembali ke rumah, selain tidak ada dana tersisa untuk pulang kampung, saya masih ingin bereksplorasi keliling Thailand. Salah satu pilihan adalah ikut pergi bersama rombongan teman-teman lain ke Chiang Rai.

Saya bersama teman satu ari-ari pergi dengan bis berbeda daripada rombongan lain. Tanggal 26 malam kami naik bis first class seharga 645 baht untuk menempuh perjalanan 12 jam. Sempat juga diwarnai insiden emosi jiwa teman saya karena ada rombongan yang akhirnya ditinggal bis akibat yang bersangkutan salah turun di terminal dan tiket dibawa temannya. Saat kemarin, semua rute dipindah ke dekat BTS Mo Chit, bukan terminal Mo Chit yang seperti biasa. Luar biasa lagi, Bangkok dilanda kemacetan yang membuat perjalanan Laksi ke Mo Chit yang biasanya 30 menit molor sampai 1,5 jam.

Rute bis Bangkok Chiang Rai terbagi menjadi beberapa pilihan kelas. VIP seharga 1000-an dengan waktu tempuh 10 jam, bis kelas 1 yang saya tumpangi seharga 600-an selama 12 jam, sementara bis kelas 2 seharga 400-an dengan waktu perjalanan selama 14 jam. Tidak ada perbedaan berarti, karena sama-sama nyaman. Hanya saja VIP class berbangku 3 dan lebih luas, sementara saya menaiki bus double decker. Tidak ada rute kereta langsung dari Bangkok ke Chiang Rai. Kereta hanya sampai Chiang Mai dan dilanjut dengan bis. Paling nyaman dan cepat tentu saja dengan pesawat, dengan variasi harga sekitar 1500 – 3000 baht one way.

Singkat cerita, kami tiba di Chiang Rai jam 7 pagi. Dibantu oleh sesama penumpang, ia mengantar kami untuk naik song thaew seharga 15 baht dari New Terminal Chiang Rai ke Green Bus terminal. Di Green Bus, kami naik bis jaman baheula seharga 18 baht rute Chiang Rai – Mae Sai untuk turun di Namo, daerah Mae Fah Luang University. Ditambah ngetem dan lain-lain, kami tiba di MFU jam 8.30 pagi dan selanjutnya menunggu rombongan yang datang lebih telat untuk diantar ke penginapan dekat universitas.

Jam 11 pagi, kami diantar ke MFU untuk makan siang dan melihat-lihat pemandangan indah Mae Fah Luang University yang membuat betah. Disana banyak juga komunitas muslim dan mahasiswa berjilbab, dan banyak yang serius sedang belajar bahasa Indonesia atau Melayu menyambut ASEAN Community 2015.

????????????????????Dari MFU, kami dibawa menuju Wat Rong Khun terlebih dahulu. Berfoto-foto sejenak di sebuah kuil indah milik seorang arsitektur terkenal. Ini kedua kalinya saya ke sini, jadi tak terlalu banyak yang membuat penasaran.

??????????

Salah satu poin penting di Chiang Rai saat musim dingin adalah flower festival yang diadakan tahunan tiap bulan Desember. Sebenarnya banyak sekali ide ingin ke sana kemari, namun apa daya selain waktu dan dana dana terbatas, tenaga juga pas-pasan *maklum lah ya, sudah uzur*. Dari Wat Rong Khun, kami dibawa ke area Green Bus Terminal untuk menikmati pemandangan indah di sebuah taman dekat pusat kota.

????????????????????Banyak sekali jajaran bunga-bunga yang menyegarkan mata, tapi yang paling membuat bahagia adalah bisa melihat bunga tulip berwarna-warni tumbuh *sekali lagi, harap maklum belum pernah ke Eropa soalnya*.

??????????

Alhamdulillah, senang sekali melihat pemandangan indah yang menyejukkan mata seperti ini. Tak ingin pulang rasanya melihat keasrian taman yang ditata sedemikian rupa. Malamnya kami berjalan kaki ke area Chiang Rai Night Bazaar di area terminal Green Bus, dan walhasil berakhir dengan khilaf sekhilafkhilafnya. Lirik-lirik dompet, hampir menghabiskan lebih dari 2000 baht karena ada beberapa item yang terbilang lebih murah dibanding di Bangkok. Ngeborong, saudara-saudara… hahaha

Dan kamipun pulang menuju penginapan untuk bersiap perjalanan esok harinya. Untuk perjalanan ini, kami berdua puluh orang menyewa dua song thaew seharian dan membayar sekitar 124 baht per orang.

10 thoughts on “Winter time in Chiang Rai

  1. Hahaha. Mana foto khilaf borong bazarnya Mba?
    Btw itu tamannya bagus bener. Tulipnya suka deh.
    Orang Thailand pada belajar bahasa Indonesia dan Melayu? Kalo Orang Indonesia ada yang belajar bahasa Thailand gak ya Mba?

    • basa Thai sih gampang2 susah.. harusnya yg pd sekolah di sini minimal bisa lah.. tapi ya gitu deh, satu kata dibales 10 kata langsung KO.. walhasil, nyengir aja…

      gimana ya? ga punya temen deket yg bisa ngajarin.. huhu

  2. Kemarin baru berkunjung menikmati winter time in Chiang Rai via hape dan belum puas mengulang lagi dari lappy… OOOh foto-fotonya cuantik ciamik…Wat Rong Khun pesona putih…..flower festival yang memukau….(semoga jejeritan saya tidak mengganggu ketenangan kamar mama Hilsya…)
    Selamat menikmati pergantian tahun Jeng…. Salam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s