Aneka Maskapai Thailand

Mumpung masih bermukim di Thailand, saya mencoba menyempatkan diri bereksplorasi keliling negeri. Sebetulnya ide tulisan ini didasari atas pengalaman pergi berwisata ke Ko Samui kemarin, dengan mencoba dua maskapai domestik berbeda.

Sebagai penumpang low budget airlines sejati, tentu saja idola pertama saya jatuh ke tangan Air Asia. Meski rasanya, saya jarang banget menikmati fasilitas tiket murah atau promo Rp. 0 atau THB 200 karena alasan tak bisa seenaknya kabur. Terlebih saat posisi saya di Bangkok lebih dekat ke bandara Don Mueang ketimbang Svarnabhumi, hanya 15 menit. Dengan AA pula, kebanyakan saya menjelajah kota-kota di Thailand, tapi berhubung AA adalah maskapai Malaysia jadi bisa masuk exclusion criteria kali yaa…

1. Pengalaman pertama saya dengan maskapai domestik adalah Nok air. Sama-sama dari bandara Don Mueang, yang nampaknya akan jadi alternatif jika ingin singgah di kota-kota lain (entah kapan tahu?). Pemesanan tiket secara online berikut pembayaran  bisa dilakukan via kartu kredit, debit bank, atau via counter Seven 11. Harga tiket tidak terlalu mahal, meski jarang promosi THB 0. Jika kebetulan mendapat harga promo seperti kemarin kami bisa membayar 1000 baht untuk one way sekaligus fasilitas bagasi 20 kg.

nokNok Air yang didirikan tahun 2004 ini awalnya merupakan budget airline dari Thai Airways International, namun akhir berpecah kongsi dan menimbulkan friksi. Pesawat Boeing 737-8FH berwarna hijau atau Boeing 737-83N (WL) berwarna pink yang tampak lucu dengan simbol burung ini nampak meriah. Seperti Angry Bird. Nok sendiri artinya burung kecil. Naik pesawat ini, kita masih diberi makanan kecil berupa pastry halal dan air kemasan oleh sang pramugrasi yang berseragam kuning.

nokGambar-gambar pesawat Nok kuning diunduh dari wiki, Nok pinky hasil karya Teerawut Wongdee, sementara si hijau hasil jepretan Sudpoth Sirirattanasakul dari situs planespotters.net, sedangkan yang biru sih milik pribadi *keliatan banget mana yang pro dan abal-abal, haha*

2. Nah, sepulang dari Ko Samui, saya harus direct flight menuju Bangkok ke bandara Svarnabhumi karena harus mengejar presentasi yang akan dilakukan minggu depannya. Hanya Thai Airways dan Bangkok Airways yang punya akses langsung dari Samui. Bangkok Airways saya pilih dengan berat hati, mengingat harga tiket termurah adalah 3600 THB dan flight pertama jam 6 pagi. Saya sengaja memilih 1 jam flight plus bonus 1,5 jam dari bandara ke residence dengan harga sekian demi efisiensi, dibanding memilih Nok Air atau AA dengan harga 1/3nya namun harus menempuh perjalanan 3 jam menuju Surat Thani. Thai Airways sama sekali tak dilirik, tidak sanggup.

 bangkok airwaysbangkokair

Bangkok Airways didirikan sejak 1968, dan memakai Airbus A319-132 dan A320-200 yang beroperasi saat ini, berslogan Asia’s Boutique Airline dan memfokuskan diri untuk penerbangan dari dan ke Ko Samui. Tak hanya domestik namun juga menjelajah beberapa kota di  luar negeri. Di ulang tahunnya yang ke 45, maskapai ini mengadakan promo sekitar 2700 THB untuk rute Bangkok-Samui di bulan November *hiyaa, gigit jari*. Pemesanan tiket bisa dilakukan secara online dan pembayaran hanya dengan kartu kredit. Dengan slogan boutique airlines ini ternyata semua penumpang dipersilakan menikmati fasilitas airport lounge yang lengkap dengan aneka minuman dan makanan kecil gratis. Sayangnya waktu itu di Ko Samui saya ndeso berat *maklumlah baru pertama kali masuk bandara di Samui*, di samping sudah nyaris terlambat tiba di gate dari tempat check in jadi sudah tidak ingin bereksplorasi.

Bicara tentang bandara Samui, bandara ini termasuk eksotis sekali. Kesannya berbeda. Serasa berada di negeri tropis, kkk.. *iya kali*. Arsitektur bangunannya dibuat informal serba terbuka, bukan seperti DM yang penuh tembok atau SVB yang megah berdinding kaca. Saya sampai terpesona luar biasa. Sayangnya karena tiba di waktu subuh, jadi tidak terlalu bisa jeprat-jepret menikmati bandara karena bisa dibilang masih gelap. Cantik ya.. berasa di resort. Di toilet saja, diawali dengan pintu automatik dimana saat kita masuk ke dalam langsung disuguhi aquarium air laut. Saya norak banget, hihi..

???????????????????????????????Pelayanan on board sangat menyenangkan. Dalam perjalanan 1 jam itu kami disuguhi sarapan pagi bergaya bule yang cocok di lidah, meski berharap ada nasi uduk, kerupuk plus sambel  yang tersaji. Overall.. te o pe,  be ge te… Terlebih saat pulang kemarin saya bersebelahan dengan 2 turis asal US ramah yang mengajak bicara ngalor ngidul, terasa langsung akrab. Padahal biasanya saya asyik tutup mulut jika berada di pesawat, apalagi jika pergi sendiri.

3. Lebih mewah, mahal, dan berkelas, berpelayanan prima, mari kita pindah ke maskapai nasional Thailand yaitu Thai Airways yang didirikan tahun 1960. Didominasi oleh warna ungu dan simbol bunga anggrek, TG ini terlihat classy. Melayani berbagai rute internasional maupun domestik, seluruh penerbangan TG beroperasi di bandara Svarnabhumi.

imagestg

Kesempatan langka naik TG (maklum, beda kasta) hanya saya dapatkan jika kebetulan mendapat undangan dari pemerintah Thailand via TICA, atau saat pulang balik beasiswa ini. Harga tiket Bangkok – Jakarta dengan TG jauh lebih tinggi dibanding maskapai lain. Paling banter, mungkin nanti bisa coba-coba menikmati maskapai Thai Smile yang merupakan budget airlines baru yang didirikan tahun 2012 sebagai pengganti Nok Air.

Sebetulnya masih ada satu lagi maskapai domestik yaitu Orient Thai atau One Two Go yang kurang familiar di telinga. Didirikan tahun 1995, awalnya banyak melayani penerbangan domestik maupun internasional. Namun sejak terjadi kecelakaan pesawat tahun 2008, pamornya menurun. Jika masuk ke situs resmi flyorientthai, penerbangan yang tersisa saat ini hanya Bangkok – Phuket serta Bangkok – Hongkong.

Ya.. demikianlah, catatan aneka maskapai penerbangan yang dipenuhi dengan contekan dari wikipedia atau situs resmi maskapai yang bersangkutan berhasil diselesaikan juga. Cukup menyenangkan, karena akhirnya saya bisa menikmati sensasi lain dalam perjalanan domestik di Thailand.

43 thoughts on “Aneka Maskapai Thailand

  1. mba..Insya Allah bulan Nov aku mau ke Bkk lagi tapi kali ini gathering kantor.
    maskapai AA sekarang kan mendarat di Don Muang, lokasi Don Muang itu lebih dekat ke pusat kota ketimbang Svarnabhumi yaa? maklum kurang paham krn dulu aku mendaratnya di Svarnabhumi.

    Oiya mba…nanti aku nanya2 lagi boleh ya?🙂

  2. Nok Air pesawatnya cute bener ya mbak Hilsya, ada paruhnya segala hihihi….
    Aku udah coba naik Thai Airways, kebeneran gratis dpt jatah dari kantor suami. Ee trus Daanish pup, akhirnya masuk ke toiletnya, wiih sabunnya wanginya enakk banget deh, rasanya pengen tak comot bawa pulang wkwkwkwk *norak2 bergembira gini eikeh*😀

  3. Wuih, senengnya!
    Saya malah baru tau kalo ternyata ada banyak maskapai lokal di Thailand…hihihi…taunya yang Thai Airways aja, Hilsya…itu juga belum pernah naik, cuman baca judulnya doang😦

  4. cerianya si NOK warna-warni cerah,
    Aneka kisah dari perjalanan jadi menikmati aneka maskapai.
    Terkesan dengan keelokan Svarnabhumi yang kaya dengan bunga anggrek.
    Salam

  5. yang di indonesia aja aku cuma pernah naek Lion, Garuda sama batavia mbak.. yang lain gak pernah ding.. eh air asia juga seh pas Landuri kemaren tapi gak tujuan domestik indonesia. terus sama satu lagi punya malaysia dari pontianak kuching yang lupa nama pesawatnya apa..

    mudah-mudahan ntar aku bisa merasakan naek pesawat eropa kali yak. hihihihi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s