Jalan-jalan ke Cheowlarn Lake : Guilin of Thailand

Yup.. ini adalah perjalanan pertama saya di bulan September, bersama teman-teman baru ke tempat yang baru. Saya cuma menumpang, minta ijin ikut mereka dan pasrah membayar patungan sewa ini itu. Harga yang dibayarkan total semuanya 12 ribu baht untuk perjalanan 4D3N, dengan konversi 1 baht : Rp 350. Terus terang sehabis ini saya harus rajin puasa, hehe…

Tapi saya bahagia…

Pertama, yang membuat menyenangkan adalah bertemu teman baru, teman sekelas teman perjalanan saya. Mereka mahasiswa univ Mahidol yang kebetulan satu kelas dengan teman saya. Hanya 6 orang Thai, 3 lelaki 3 perempuan yang begitu kami mendarat di bandara Surat Thani langsung mengajak mengobrol. Padahal saya sudah kadung minder gegara usia. Mereka masih muda. Ada seorang nyaris sebaya saya yang mereka panggil Lung (artinya paman dalam bahasa Thai) yang kaget ketika tahu saya yang tertua dalam grup kami. Beda 5 tahun malah. Lebih lucu lagi, mereka bilang Lung patah hati (bercanda pastinya) karena tahu saya tidak single dan punya anak. Karena menurut seorang peramal, Lung ini bakal ketemu calon yang usianya lebih tua dalam sebuah trip, hihihi… Ya, sudah.. saya bilang bagaimana kalau sama anak saya saja? 12 tahun tapinya… *ngaco*

???????????????????????????????Oh, iya.. kami berangkat dari bandara Don Mueang ke Surat Thani tanggal 1 September jam 6 pagi, ketar-ketir saya berdua teman melaju dengan taksi sebelum subuh dari kawasan Rangnam, dekat Ratchaprarop. Dengan pesawat Nok air, meski kerap diplesetkan menjadi Not ok air, ternyata baik-baik saja. Bahkan kami diberi snack dalam perjalanan yang menempuh waktu 1 jam. Lumayan lah, dengan harga tiket hanya 1000 baht.

1176280_10201295559585317_827940519_nTiba di Suratthani, kami menanti van dari hotel. Dengan membayar total 22600 baht untuk 8 orang termasuk hotel berupa rafthouse, meal, dan van transfer kami pasrah menanti perjalanan. Jujur saja, tadinya saya tidak tahu mau dibawa kemana hubungan kita *aiiish, nyanyi* wong namanya numpang duduk manis.

Saya kembali bahagia…

Kedua, setelah hampir menempuh perjalanan sekitar 1,5 jam dari bandara, plus ditambah sarapan pagi di warung sederhana saya diajak menikmati keindahan Ratchaprapa Dam yang berada di Cheowlarn Lake, Khao Sok National Park. View-nya itu subhanallah.. luar biasa! Terharu rasanya melihat lukisan nyata seperti ini.

???????????????????????????????Kemudian menyusul foto-foto lain yang menyenangkan mata, diupload oleh seorang brondong kenalan baru yang pintar, pendiam, dan rupawan.. kekeke (sebetulnya banyak foto yang bukan punya saya, karena malas mengedit .. sibuk saling mensave file )

1185469_10151547398797805_1507647164_nTak berlama-lama menikmati pemandangan yang indah dari Ratchaprapa Dam, kami lalu dibawa ke pier untuk naik boat menuju Rafthouse, 500 Pae Rai. Kabarnya perjalanan ke Rafthouse memakan waktu sekitar 45 menit. Tapi semuanya tak terasa melelahkan karena sepanjang perjalanan kami disuguhi bebatuan karst yang terbelah dari gunung-gunung yang membentuk Cheowlarn Lake ini. Saya terharu sekali, sampai ingin meneteskan air mata. Warna airnya biru kehijauan seperti di lautan luas, karena banyak mengandung batu kapur sehingga danau menjadi basa. Tidak banyak ikan atau tumbuhan air yang bisa ditemui di sini, seperti danau mati.

1185829_10201295630587092_1873581629_nKabut di sekitar pegunungan itulah yang menjadikan tempat ini menjadi Guilin of Thailand, persis seperti kota Guilin di China. Lokasi ini termasuk dalam kawasan Khao Sok National Park yang terletak di Ban Ta Khun dan distrik Phanom, tetangga propinsi Surat Thani.

1236249_10201295624146931_306465388_nDan yang ketiga, ketika kami tiba di Rafthouse tempat menginap. Rasanya kebahagiaan dan rasa syukur yang luar biasa karena masih diberi kesempatan untuk menikmati keindahan alam. Mesti terlihat mistis, namun saya tak merasa takut. Terasa aman seperti biasa, mungkin karena kami berbanyak orang.  Pemandangan pegunungan ini hampir serupa dengan Situ Gunung di Sukabumi. Jika rafthouse-nya seperti Telaga Sampireun di Garut yang tak sanggup disinggahi karena harga sewa per malamnya dulu Rp 2 juta *entah kalau sekarang*

1236060_10201295628147031_833189811_n

???????????????????????????????Tak lupa kami disuguhi makan siang yang luar biasa, ikan gurami goreng, patin bumbu tom yam, lalapan, tumis kangkung, dan lain-lain. Arooiii maaak. Tapi makan malam dan sarapan, tetap saja ada hidangan non halal menanti, akhirnya berakhir dengan telur dadar.

1185323_10201295615546716_89254845_nMasih banyak yang bisa diposting, tapi rasanya nanti bakal terlalu banyak foto. Yang jelas kami menikmati keindahan danau dengan melakukan canoeing dan berenang di depan kamar hotel. Sedikit agak menyeramkan adalah ketika malam hari hujan turun deras, membuat kamar menjadi bergoyang cukup kencang. Ketika teman-teman lain bermain dan istirahat, tetap saja saya bolak-balik membawa paper soil microbial communities untuk dibaca, haha.. dusta, saudara-saudara!

Kami beristirahat dan bersiap untuk kegiatan esok hari mengelilingi danau dan menikmati kabut di pegunungan. Melihat burung-burung terbang dan monyet yang berlarian di pohon. Meski bukan sesuatu yang baru tapi tetap saja saya terpana. Tak lupa sambil mengambil hati para teman baru, mengucap terimakasih dengan tulus kepada tim sukses trip ini yang membawa kami ke sini. Membuat mereka senang karena kita mengapresiasi keindahan alam negara mereka.

Jam 9 pagi, kami sudah check out dari Rafthouse ini untuk melanjutkan perjalanan menuju Ko Samui.

Saya sangat berterimakasih.

Alhamdulillah…

—- catatan : beberapa gambar milik pribadi, beberapa lagi milik teman seperjalanan yg tak mungkin diberi link :)

About these ads

54 gagasan untuk “Jalan-jalan ke Cheowlarn Lake : Guilin of Thailand

  1. Untuk membantu Anda mendapatkan saran dari sebanyak mungkin wisatawan, ulasan ini telah diterjemahkan ke bahasa Inggris secara otomatis, dan mungkin tidak sama persis dengan yang asli. Kami harap ulasan ini dapat membantu Anda merencanakan perjalanan.

    • ada lalap.. biasanya mrk mkn kacang panjang, kol, ma terong trus pake sambel terasi..

      eeaaa… peramalnya bilang bakal ktmu jodoh waktu jalan2 tp ga mungkin juga kali kalo soulmate-nya aku walopun single juga, secara ya ce Thai lebih menggiurkan :)

      foto2nya ada di fb, tia..

  2. Woooi indahnya pemandangan dari sajian foto (bbrp waktu lalu hanya bisa baca paparan dan penasaran dengan foto cantiknya). Mencermati 1 jam perjalanan terbang BKK setara Jkt-Semarang lumayan jauh ya. Salam

  3. Ikut seneng baca cerita perjalanan ini, Hilsya…keindahan alamnya pasti luar biasa, sehingga bisa bikin Hilsya pengen meneteskan air mata…duh, jadi pengen kesanaaa…

    Eh, eh…penyakit saya kalau ada jumlah uang dan kurs itu pasti pengen mengalikan. Repotnya 12.000 dikali 350 itu bener-bener harus pake kalkulator…hihihi…lain kali ditulis sama rupiahnya juga dong, biar saya nggak teriak-teriak ke Risa buat ngebantuin mengalikan… :P

    • iya mba.. tempat yg layak dikunjungi nih..

      kalo kata orang2 sih ga terlalu mahal, sebanding sih.. cuma berhubung sekarang ga ada pemasukan, jadinya kerasa banget.. haha…(nasib mahasiswa)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s