Mengunjungi Islamic Center of Thailand

Seperti pernah saya ceritakan sebelumnya, komunitas muslim di Bangkok bisa ditemui di beberapa daerah tertentu. Dulu satu-satunya yang saya ketahui ada di daerah Petchburi, berdekatan dengan stasiun Ratchathewi dan Phayatai. Lokasinya cukup terkenal karena berdekatan dengan pusat perbelanjaan Pratunam, berikut segala tetangga mallnya dan KBRI di Bangkok.

Beberapa waktu lalu sekali-kalinya saya mengikuti kegiatan silaturahmi dan pengajian mingguan para mahasiswa Indonesia yang berlokasi di Ramkhamhaeng. Bagi saya serasa di negeri antah berantah saking jauh dari tempat tinggal. Dan ternyata tempat itu adalah The Foundation of Islamic Center of Thailand, beralamat di No. 87/2 Ramkhamhaeng Rd. Soi 2, Suanluang, Bangkok, 10250.

islamic center

Gambar diakses dari http://www.thaiislamiccenter.com

Untuk pergi ke masjid  ini bisa menggunakan BTS skytrain yang kemudian sambung dengan airport rail link. Caranya naik BTS dari mana saja, lalu turun di stasiun BTS Phayathai. Kemudian, dari stasiun yang sama jalan sedikit ke lantai atas untuk pindah naik kereta airport link dan turun di stasiun Ramkhamhaeng. Keluar dari stasiun Ramkhamhaeng, belok kiri kita lanjutkan dengan berjalan kaki  sampai bertemu jembatan penyebrangan lalu menyebrang (kemarin saya nakal nyebrang di depan stasiun). Kemudian lanjutkan berjalan lagi sampai bertemu Soi 2. Susuri jalan di Soi 2, sampai bertemu plang the Islamic Center. Di depannya terletak sebuah hotel, tapi saya lupa namanya  Jika ingin langsung tanpa harus berpanas ria, kita bisa naik taksi minta diantar ke Thanon (jalan) Ramkhamhaeng, soi (gang) 2.

pizap.com13737699254161

Nah, pada saat saya ke sana Maret lalu kebetulan sedang ada aktivitas peluncuran stasiun televisi dan acara bazaar. Saya jadi tidak bisa leluasa mengabadikan keindahan arsitektur bangunan ini, karena terhalang banyak tenda. Tapi kami puas berwisata kuliner di tempat ini.

Sedikit berbagi info menyontek dari web, aktivitas ini bermula dari The Foundation of the Central Mosque of Thailand yang didirikan di Bangkok pada tanggal 1 Oktober 1954. Kemudian diubah namanya menjadi seperti sekarang pada tanggal 24 September 1976. Konsep unik arsitektur bangunan masjid ini selesai dibangun tahun 1984 dengan biaya sekitar 54 juta baht. Donasi berasal dari komunitas muslim lokal dan asing, dan setengahnya disupport oleh pemerintah kerajaan Thailand (duh sampai merinding sendiri, terharu rasanya).

Kegiatan utamanya berkisar di area organisasi, training, dakwah, studi, seminar, pameran, dan lain-lain. Aktivitas Islamic Center bisa diikuti melalui siaran radio “here … Islamic Center”di gelombang AM 873 Khz. 17:00 – 19:00 setiap Senin-Jumat. Acara lebih ditingkatkan saat bulan Ramadhan. Public Relations Department FICT  sebagai hostnya.

Pasti menyenangkan kalau bisa berkunjung selama bulan Ramadhan ini. Tapi.. entah mengapa rasa malas keluar itu masih menang. Jangankan harus pergi ke Ramkhamhaeng, ke Pratunam saja terasa jauh. Kemarin saya melewatkan undangan silaturahmi dan buka bersama dari Pak Dubes, padahal makanannya enak-enak..hihi. Bukan apa-apa, saya takut kalau harus pulang  malam-malam. Aman sih, tapi tetap tidak nyaman. Waktu magrib di sini sekitar hampir jam 7 malam. Isya jam 8, belum tarawihnya. Perjalanan pulang sekitar 1,5 jam. Kalau kemalaman, bisa-bisa saya berubah jadi labu🙂

Tapi sesekalinya itu saya menikmati permainan pencahayaan di mesjid FITC dari magrib menjelang malam. Cantik yaaa…..

pizap.com13737701330701

Insya Allah, kalau ada kesempatan pasti ke sini lagi.. aamiin

41 thoughts on “Mengunjungi Islamic Center of Thailand

  1. aiih… masjidnya cantiik… berkumpul dengan sesama muslim di negri orang…tampaknya ayem gitu ya mbak… bagaimana cerita puasa di negri yg mayoritas bukan muslim mbak?

  2. Hahahaaa… Ngakak pas mbaca berubah jadi labu..😀
    Masjidnya cantik banget… Apalagi pas malam… Keren…🙂
    Subhanallah ya pemerintah Thailand baik bgt sama umat muslim disana.. Mudah2an tetap begitu.. Amin..🙂

    • iya Tia.. ini juga lagi janji buat lebih sering pergi ke mesjid ^^ selama ini kebanyakan wat…
      soalnya udh nemu lokasi2 mesjid, tp masih blm ngerti gimana cara ke sananya..
      *sekalian cari takjil gratis🙂

  3. Deket kantor Thailand sempet ngeliat beberapa mesjid dari jalan tol, entah namanya apa atw daerah mana hihihihi.

    Seru keknya Teh buka puasa di situ, sempetin ke sana ateuh

  4. Hilsyaaaa….selamat menunaikan ibadah puasa yaaa…salut dengan ketangguhannya berpuasa di negeri orang, smoga kerja keras itu kelak berbuah amat manis.
    Amiiiin.

    Oya, makasih lo udah dibagi cerita dan foto-foto Islamic Center negeri tetangga *yeee…berasa tetangga sendiri*, keren memang, dan terus terang, saya jadi pengen tau gimana kalo Hilsya berubah jadi labu…hihihihi😛

    • iya, mba.. setelah sempat merasakan puasa 17 jam beberapa hari dan langsung keok.. puasa 14 jam jadi biasa .. ga kerja keras banget sih, mba.. nyaman kok🙂

      labunya udh kelamaan di kulkas jadi mengkerut, mba… haha

  5. udah lama sekali ya kegiatannya, sejak 1954. ini menunjukkan mereka konsisten untuk menyiarkan islam. kalo di negara kita, indonesia, kegiatan semacam itu di mana ya? ada yg tahu gak. soalnya di NTB gak ada tuh

  6. Bagus banget mbaaakkkk……. Bisa warna warni gitu yaakkk…
    Oiya, selamat menunaikan ibadah puasa ya mbak… di Negeri orang pulak.. Kereeennn……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s