Erawan Museum

Melanjutkan cerita eksplorasi Ancient Siam..

Jika melaju ke propinsi Samutprakan dari arah Bangkok, tentunya kita akan melewati gedung yang diatasnya terdapat sebuah patung gajah berkepala tiga yang berukuran jumbo setinggi 50 meter. Tempat inilah yang disebut Erawan Museum, orang Thai menyebutnya Chang Erawan.

Masih dimiliki oleh perusahaan yang sama dengan Ancient Siam. Pengunjung bisa datang mulai jam 8.00 sampai 16.00 setiap hari. Biaya tiket masuk 300 baht untuk orang asing, dan setengahnya untuk warga lokal. Seperti biasa meski sudah bisa diduga isinya bakalan seperti apa, kami memutuskan untuk sekalian berkunjung saja. Kepalang sudah sampai di Samutprakan.

???????????????????????????????Di depan museum terdapat banyak sekali keranjang buah-buahan dari pengunjung yang datang. Tadinya saya bingung, buat apa pisang mentah itu berjejer di sini. Ternyata donasi untuk gajah baik yang spirit maupun yang nyata.

???????????????????????????????Museum ini berisi benda-benda antik yang dieksibisi di lantai dasar. Pengunjung tidak diijinkan untuk mengambil foto. Setelah berputar singkat, kami naik ke lantai 2 yang ternyata berisi kuil. Pengunjung hanya diijinkan sekali masuk karena sebelum menuju lantai 2, kita harus menyerahkan pas masuk. Seperti biasa kami hanya numpang berfoto.

pizap.com13681434899721

Brosur yang diberikan hanyalah dalam bahasa Thailand, dan kebetulan sedang tidak ada guide. Jadi kami hanya bisa mengira-ngira maksudnya seperti apa. Di dalam bangunan seperti terdapat perpaduan berbagai aliran agama. Arsitektur kompleks dengan interior langit-langit yang dibuat seperti gereja dan berbagai patung Budha. Lalu juga terdapat empat pilar yang dihiasi relief perjalanan Budha Mahayana, Teravadha, Christianity, satu lagi saya lupa. Kabarnya orang-orang yang berdoa di sini akan lebih banyak dikabulkan. Di sekeliling bangunan, terdapat taman-taman asri yang membuat tempat ini jadi terlihat indah.

Bagus sih tapi menurut saya pribadi tidak semenarik Ancient Siam. Yaa.. minimal sudah tidak penasaran lagi.

32 thoughts on “Erawan Museum

  1. wah bener bener negeri seribu gajah…hehehehe walah seribu patung gajah maksudnya…:)
    eh ganti arah mbak…kata ayah kinan ke HOngkong aja dulu yah…..walah…*ngayal dolan mulu neh ….hehehhee…kayak mau beneran jalan jalan aja hehehehe…

  2. Oalaaah… Org Thai bawa sesajen ke museum ternyata….
    Ada jg mak gajah yg spirit.. Hihi..
    Menarik bgt ya mak Hilsya, kalau mencermati kebudayaan, kepercayaan bangsa lain.. Adaaa aja yg baru…

    Trus disana arsiteturnya gak ada dari Islam yah mak… Hihi..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s