Ayutthaya : chang

gajah

Ayutthaya menyimpan sejuta pesona kejayaan di masa lampau. Dengan begitu banyaknya bangunan bersejarah di seluruh penjuru kota, tak akan cukup waktu sehari untuk menyimak segalanya. Selain kendaraan bermotor, gajah (chang) juga menjadi salah satu alternatif transportasi untuk menikmati Phra Nakhon Sri Ayutthaya Historical Park seperti yang dilakukan oleh sepasang turis dari Asia Timur ini.

Meramaikan turnamen perjalanan ke 14

27 thoughts on “Ayutthaya : chang

  1. Ping-balik: Turnamen Foto Perjalanan Ronde 14 | celoteh .:tt:.

  2. tak inget inget lagi apakah aku pernah naik gajah??? hiks..belom pernah….kenapa yah waktu dikebun binatang atau taman safari nggak pernah tertarik naik gajah atau unta?? semoga kelak bisa merasakan kayak apa yah naik gajah hehehe…

  3. Kadang aku mikir, kalau tiba-tiba gajahnya ‘bad mood’ kira-kira si kusir gajahnya itu bisa mengendalikan nggak ya? he he.
    Tapi untungnya gajah tergolong binatang yang jinak ya Mbak, sehingga di sana dulunya umum dijadikan sebagai alat transportasi..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s