Menanti pagi di tepi sungai Krabi

Judulnya berasa gimanaa gitu.. puitis-puitis romantis

1

2

3

5

Jadi gambar-gambar di atas sebenarnya diambil saat saya iseng ingin menikmati pagi. Suasana kota Krabi di pagi hari terasa sepi sekali, seperti tidak ada kehidupan. Berbeda dengan suasana malam hari. Saya keluar hotel sekitar jam 6 pagi, dan rasanya matahari terbit ini sekitar jam 6.30

Tidak ada lalu lalang kendaraan di jalan, hanya satu atau dua mobil. Ada beberapa orang yang melakukan aktivitas olahraga di taman pinggir sungai. Tidak ada tukang jualan nasi uduk, gorengan, atau bubur ayam. Suasananya berbeda!

Saya juga sedang menikmati dan belajar memakai kamera Sony baru, ingin melihat bagaimana kualitas gambar yang dihasilkan. Masih kamera pocket, bukan DSLR. Perkara kamera ini juga membuat saya tidak enak makan di malam harinya. Ceritanya sewaktu berangkat ke sini saya terlalu pede tidak membawa charger. Ternyata di perjalanan tak sengaja kamera tetap dalam posisi ON, sehingga saat akan dipakai untuk keesokan harinya saat kayaking kamera itu ngambek. Tidak bisa dioperasikan. Saya sudah khawatir jika kamera baru itu terkena air laut dan rusak lagi seperti nasib Lumix saya yang ingin belajar berenang. Untung saja ketahuan di malam harinya. Apa jadinya kalau traveling tanpa ada dokumentasi?

Malam sehabis tur 4 islands, saya berkeliling kota mencari pusat perbelanjaan dan toko elektronik atau kamera. Berputar-putar tidak ketemu juga. Akhirnya di saat pasrah dan pulang ke hotel, saya menemukan toko pencetakan foto. Iseng-iseng masuk dan langsung bertanya kamera yang paling murah.  Ternyata ada kamera Fuji Finepix seharga 2000 baht dan langsung dibeli. Jadi foto kayaking adalah hasil jepretan kamera yang berbeda dengan foto sebelumnya. Dengan beda harga 4x lipat, tentunya kualitas gambar yang dihasilkan tidak bisa menipu. Tapi lumayaan…

44 thoughts on “Menanti pagi di tepi sungai Krabi

    • iya, kaget juga soalnya ga nyangka belum sunrise ..karena waktu itu udah lewat jam 6, udah mandi udh rapi
      cuma iseng jalan dr hotel dikit sambil nyari tukang jualan *berasa di Ina, haha*

  1. Keindahan pagi yang menjadi penyemangat, foto2 yang keren. Penambahan budget 2000 baht sebanding dengan berharganya mengabadikan petualangan kayaking. Salam hangat.

  2. skrg bawa kamera itu udah kayak kewajiban y mbak.. sy juga suka kayak rada mati gaya kl lupa bawa kamera atau gak bawa charger. sp akhirnya di beliin lagi pocket camera yg pk battere krn kl pk battere kan lebih mudah nyari battere😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s