Berantakan

Hari ini rencana saya berantakan. Niat untuk menyaksikan prosesi kapal tongkang kerajaan yang diselenggarakan tiap setahun sekali itu gagal total. Padahal saya sudah semangat mengintip itinerary acara ini via komunitas traveling CS dari forum Bangkok seperti terlampir di bawah ini.

15:00  The Royal Barges will be moored at the Vasukri Royal Landing Pier.
15:10  His Royal Highness Crown Prince Maha Vajiralongkorn will preside over the Royal Barge Procession and Royal Kathin Ceremony at Wat Arun on behalf of His Majesty the King. The Crown Prince will board the Royal Barge Suphannahong at the Vasukri Royal Landing Pier.
15:40  The Royal Barges Procession will pass Royal Thai Navy Convension Hall.
16:00  His Royal Highness Crown Prince Maha Vajiralongkorn will present Kathin robes tomonks at Wat Arun (Temple of Dawn)

Saya sudah meminta contekan bagaimana caranya supaya bisa menyaksikan upacara kerajaan ini. Menurut teman Thai, ada 3 lokasi yang bisa dijadikan tempat menonton. “There are Santichai Prakan Park which is near the start point, Thammasat University which is at the middle of the way, and Nakarabhirom Park next to Tha Tien where you took a boat to Wat Arun which is the finish point”, demikian reply dari sang teman yang malas saya terjemahkan *haha, niat ga sih?* Kemudian dia menambahkan, “Kamu pergi kesananya setelah kelas selesai ya, biar bisa cari tempat yang nyaman untuk melihat dari ketinggian atau kamu bisa dapat tempat di pinggir sungai Chao Phraya”.

Hanya saja saran itu saya dengarkan setengah hati karena berbagai alasan. Pertama karena kebagian banyak peer biostatiska dan sampai sekarang masih gelagapan cari jawabannya. Kedua tiba-tiba hujan turun sekitar jam 1 siang, lalu ketiga sebenarnya saya harus save energy untuk perjalanan besok.

Tetap saja saya penasaran ingin pergi dan akhirnya jam 2 siang baru meluncur dari residence dengan perkiraan melalui transportasi via BTS semuanya akan jauh lebih cepat. Dan saya akan langsung standby di Wat Arun saja.

Tapi rupanya saya salah sangka, saudara-saudara..

Saya lupa kalau Bangkok itu biangnya macet, belum lagi menjelang weekend. Ditambah dengan berbagai ketidaklancaran kami semenjak berangkat. Pertama salah menyetop bus, karena lama menunggu bus 29 akhirnya kami naik bus 504 yang dikira melewati BTS Mo Chit juga tapi ternyata belok di Ladprao. Kemudian setelah turun di Ladprao, dan merasa tidak mungkin jalan kaki ke Mo Chit kami mencari bus 29. Lagi-lagi terlambat dan akhirnya naik bus 510 yang juga hanya sampai Jatujak Park, huhu.. lumayanlah tidak terlalu jauh.

Dari Mo Chit kami menuju Siam. Ragu-ragu antara naik BTS ke Saphan Taksin atau naik taksi dari Siam. Jadilah kami turun dari stasiun BTS dan mencari taksi. Tapi ternyata tidak ada satupun taksi yang mau mengantar karena macet. Supir tuk tuk bilang lebih baik naik boat saja. Jadi kembali naik ke stasiun, lalu membeli tiket baru  untuk pindah jalur menuju Saphan Taksin. Turun dari exit 1, di Sathon Pier ternyata tidak ada boat menuju Tha Tien karena prosesi ini, hanya sampai Chinatown saja. Hahay, runtutan kejadian dimulai padahal waktu sudah menunjukkan 15.30 sementara prosesi selesai jam 4 sore. Akhirnya kami naik speedboad long tail seharga 100 baht, dengan waktu tempuh 10 menit *mahal tapi berasa turis manca gitu*

Sesampainya di Chinatown, ternyata lalu lintas lumayan macet. Jika berjalan kaki hanya 20 menit. Tapi yang jadi masalah jalannya ke arah mana. Pupuslah harapan saya untuk tiba di Wat Arun. Daripada kadung menghabiskan uang sementara acara sudah selesai, akhirnya kami malah menyusuri Chinatown dari sisi Chao Phraya.

Sementara teman seperjalan mulai rempong seperti biasa, saya sih santai saja. Kesasar meski terasa memalukan dan menurunkan harkat martabat sebagai si bolang *halaaah* harus tetap kita syukuri dari sisi baiknya. Daripada terus-terusan ngedumel, kan lebih baik menikmati suasana sepanjang perjalanan. Hikmahnya kita jadi mengetahui tempat-tempat baru. Heran deh melihat anak muda itu, masa kalah cuek sama emak-emak?

Bolak-balik menyusuri jalan besar kawasan Yaowarat alias Chinatown untuk mencari restoran ternyata tidak mudah. Tahu sendiri kan, bakalan sulit menemukan tempat makan yang halal. Setelah berputar keluar masuk gang akhirnya kami singgah di T&K seafood restoran. Resto ini tidak terlalu mewah penampakannya, tapi masakannya mantap dan lebih murah. Tapi dipikir-pikir mana ada seafood yang murah. Shark fin’s soup saja rata-rata dihargai 2000 baht per porsi di semua resto. Tapi makanan ini tidak direkomendasikan oleh saya karena merusak kesetimbangan alam dan populasi ikan hiu *selain mahal tentunya*.

Puas menikmati hidangan seafood sambil berharap bisa balik lagi kapan-kapan, akhirnya kami pulang naik MRT dari ujung ke ujung. Dari Jatujak lagi-lagi kami dihadang kemacetan yang amat sangat, dimana semua kendaraan berhenti hampir 30 menit di Jatujak Park sementara bus penuh penumpang dan berdiri pula *pengen pingsan*. Waktu tempuh dari Hua Lamphong menuju Laksi sekitar 2,5 jam sehingga total perjalanan siang tadi sekitar 6,5 jam tanpa mencapai tujuan sesuai itinerary.

Ya memang begitulah, hidup ini penuh probabilitas dan mungkin semua yang terjadi pada kami termasuk kategori false positive *langsung ingat PR*

Dan dalam kehidupan sehari-haripun selalu ada aplikasi statistika.. *lalala.. pegel*

Iklan

34 thoughts on “Berantakan

  1. eyaampun Mba Hilsya, kondisi macetnya sama aja dengan Jakarta ya, orang jepun yang pernah tinggal di sana pas kena macer jakarta juga bilang: biasa ini mah. di sana (Thailand) juga sering. HUahaha. NGebayangin aja 6.5 jam jalan-jalan muter-muter aja ya…

  2. Kalau saya …
    Biasanya … take it easy …
    (ya jelas saja … hawong modanya memang untuk jalan-jalan …)
    Memang sengaja menyesat-nyesatkan diri … berpetualangan hanya berbekal peta …
    hehehe

    Salam saya Bu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s