Uneg-uneg

Peringatan : ini adalah sesuatu yang tidak penting ­čÖé

I’m feeling blue.. sudah seminggu.┬áKurang jelas penyebabnya apa. Padahal harusnya saya merasa baik-baik saja. Kelas sudah mulai berkurang, lumayan banyak libur pula. Minggu kemarin kami hanya masuk sehari untuk presentasi.

Berpikir bahwa sudah 4 bulan ada di tempat ini, saya masih merasa kurang sreg dan setengah hati. Entahlah. Mungkin edisi menangis bombay-nya belum berakhir mengingat beberapa ujian sudah dibagikan dan hasilnya, haha… jadi malu. Ujian ke 1, yang saya pikir bisa dilewati ternyata hanya berakhir terengah-engah. Hanya mendapat 62 sementara yang tertinggi 92, aiiih..pas banget dengan batas bawah kelas. Kedua, tentang desain eksperimen pertikusan amit-amit itu lebih parah. Saya cuma mendapat 46 sementara yang tertinggi 89 dan batas lulus kelas 47.5 haha.. Eneg ga sih? Segitu, nilai saya masih lumayan. Ada lagi teman-teman yang lebih kecil skornya, lebih muda pula *ih, penting banget yang satu ini* tapi mereka datang dengan problem yang sama dengan saya. Tidak punya background materi kuliah. Jika dibandingkan dengan teman lain yang sama-sama baru belajar sih tidak terlalu jauh *menghibur diri*. Kami sama-sama mengesot dengan nilai pas-pasan, tidak jauh dari batas bawah rata-rata kelas. Nah teman lain yang nilainya spektakuler itu rata-rata kuliah biokimia selama 4 tahun, bahkan beberapa sudah menempuh program Master di bidang sejenis dengan isi otak luar biasa dan masih muda pula. Huwaaa……

Malu? Ngga tuh.. haha. Biar saja. Kalau harus mengulang, ya tinggal mengulang lagi.

Ajarn berdiskusi dengan kami-kami yang mendapat nilai kurang bagus. Beliau bilang, ada yang menulis jawaban terlalu luas tapi tidak to the point, ada yang menulis kata kunci tapi tidak nyambung, ada yang menulis jawaban hanya sedikit. Sementara untuk kasus saya, beliau bilang..I’m confused about you, you’re good at some points but in another point you seem didn’t understand at all. Ya begitulah saya, jika tidak bisa saya memang benar-benar tidak bisa atau lupa pada hal-hal yang sepele. You have to study even harder! Ups, apakah Ajarn tahu kalau saya masih suka nonton Kdrama, haha..

Satu lagi ganjalan saya, adalah exam tentang patologi dan imunologi. Sedih banget rasanya, menghadapi semua kuliah dengan tampang melongo sementara yang lain heboh bersahut-sahutan menjawab. Jadi ingin segera mengepak barang. Kebayang dong, saya yang lebih biasa memegang pompa, selang dan nangkring di atas stack industri, tiba-tiba harus berkecimpung dengan crypt, etiologi, diagnosis penyakit infeksi, innate & adaptive immunity, Fc receptor, interferon, interleukin sekian-sekian, belum lagi mekanismenya… Hwadeuh, makanan apa itu?

Pengen kembali terlihat semangat. Sampai menulis di kertas dengan font besar, saya BISA. Namun, akhirnya berakhir dengan ketiduran setelah membaca 20 materi (handout & paper) sambil disertai perasaan mual-mual tidak mengerti. Jika ditanya apakah saya sudah membaca semua? Saya jawab sudah, tapi ternyata tidak ada yang menempel dengan sempurna dan ketika disodori permasalahan jadi bingung harus menjawab apa. Itu mungkin yang bikin frustasi ya?

===

Duh, maaf banget.. jadi menumpahkan uneg-uneg ga jelas di sini. Saya tidak merasa nyaman jika membuat status galau di fb, sudah tidak jaman lagi. Jadi blog adalah tempat saya berbagi emosi supaya beban hati terasa agak berkurang.

I feel a lil bit free .. *berusaha mengumpulkan semangat yang tersisa karena masih banyak ujian hidup yang harus kita jalani, aiih*