Lebaran 1433H

Lebaran kali ini dimulai dengan perasaan tidak pede bagaimana caranya sampai ke Indonesian Embassy di Petchburi. Sebelumnya kami mendapatkan pengumuman dari situs resmi bahwa sholat Id akan diadakan di lapangan sepak bola di kedutaan jam 07.45 waktu Bangkok.

Sebenarnya dari tempat kami bisa naik bus murah meriah seharga 7 baht atau bahkan free, yaitu no 29. Sayangnya kami kurang mengerti harus turun dimana dan masih trauma jika harus berkomunikasi. Semalam setelah dari Ngam Wong Wan Mall kami sempat berputar-putar karena supir taksi tidak mengerti bahasa Inggris sementara ia terus menyerocos dengan bahasa Thailand. Masih belum mengerti bahasa setempat, jadi bolak-balik saya hanya menjawab mai kao jai ka (saya tidak mengerti) sambil nyengir.

Ndilalah, ternyata bis hanya sampai Anusawali saja jadi akhirnya kami menaiki tangga dan naik BTS menuju Phaya Thai, hanya 1 stasiun dengan membayar 15 baht. Dari Phaya Thai sebenarnya bisa berjalan kaki, lumayan sih. Tapi oleh petugas stasiun disarankan naik taksi setelah keluar dari pintu exit 2. Perkara keluarnya harus dari exit no berapa juga harus jelas. Untungnya sang sopir bisa bicara bahasa Inggris sedikit, dan dari Phaya Thai letaknya tidak jauh hanya membayar 40 baht karena sekalian berputar di U-turn Platinum Mall. Akhirnya saya baru ngeh, rupanya akan lebih mudah dimengerti oleh sopir taksi jika kita mengatakan Pantip Plaza. Kedutaan Indonesia persis di sebelahnya.

Kumandang takbir yang terdengar di pagi itu membuat saya merasakan aura Idul Fitri, setelah selama Ramadhan ini notabene kami merasa biasa saja. Tidak ada masjid atau surau di sekitar Laksi. Disamping jadwal kuliah juga padat merayap. Suasana lebaran di Petchburi terasa sekali, karena di sini kami masih diperbolehkan memakai pengeras suara. Sholat diadakan jam 8 pagi dengan imam dan khatib yang diundang dari Aceh. Selanjutnya Bapak Dubes mengadakan open house bagi jamaah dan warga negara Indonesia di Wisma Duta. Lengkap dengan sajian khas lebaran. Alhamdulillah..

Oh, ya malamnya kami juga menyiapkan hidangan untuk teman-teman di residence. Menu andalan kami adalah opor ayam, kimchi jigae seafood, dan padthai. Thanks to instant food, haha… *sebuah cara curang untuk terlihat seperti chef beneran*

Sekian laporan tidak penting dari Bangkok kali ini.. Buat teman-teman semua, saya ucapkan selamat Idul Fitri. Mohon maaf lahir batin.

Doakan semoga besok presentasi proposal kami lancar ya ­čÖé