Pertunjukan seni

Sebenarnya postingan ini lanjutan acara dalam waktu dua minggu kemarin. Di sela-sela jadwal presentasi proposal, kami diundang untuk mengikuti pertunjukan seni. Pertama, menikmati pertunjukan Khon jum’at minggu lalu kemudian mengikuti performance musik HRH Princess Chulaborn kemarin malam.

Capek? Iya, apalagi ditambah hanya bisa buka puasa dengan kurma atau permen saja karena jam pertunjukan dimulai jam 7 malam dan tidak diperkenankan membawa makanan minuman ke dalam gedung. FYI, di sini waktu berbuka sekitar jam 18.50

Tentang Khon performance, hehe… cari kebetan dulu ya

Jadi ceritanya Khon adalah sendratari yang memadukan seni tari dan akting yang diiringi musik tradisional Thai. Yang paling utama dalam pertunjukan Khon adalah semua penari, kecuali pemeran utama dan biasanya memakai topeng yang menutupi muka dengan lubang mata untuk melihat. Topeng tersebut terdiri dari berbagai versi untuk demon, angel, atau yang lainnya. Dekorasi topeng yang disebut Na Khon ini terbuat dari gold, lacquer, dan paste jewel.

Alur cerita diekspresikan dengan ekspresi ritmik yang disebut Pak dan dialog ritmik. Kalimat Pak tersebut berupa Karb Yani (versi 11 silabel) dan Karb Chabang (versi 16 silabel). Dialog dan lagu-lagu untuk para aktor Khon dinyatakan dan dinyanyikan oleh 2 orang cheracha (orang yang berdialog dalam pertunjukan, para aktor hanya berakting saja).

Bingung? hihi… sama, saya juga! Tapi untuk lebih jelasnya kita bisa ngintip di youtube..

Prtunjukan diadakan di Sala Chalermkrung Royal Theatre yang berdekatan dengan kawasan Chinatown. Tiket masuk pertunjukan seharga 200 baht, dimulai dari jam 19.30 selama 2 jam. Penonton tidak diperkenankan untuk mengambil gambar atau merekam, tapi berhubung tidak tahu dengan cueknya kami asyik jeprat-jepret. Untung tidak ditegur. Alur cerita yang ditampilkan kemarin tentang Ramayana dengan versi Thai tentunya. Jadi sudah merupakan sesuatu yang lazim terdengar di telinga kita. Melihat pertunjukan ini, saya jadi kepingin sekali menonton sendratari ramayana di Prambanan.

cantik banget, tebak yang mana penari cowok atau ceweknya?

Pertunjukan seni yang kedua adalah kolaborasi kebudayaan Thai dan China dalam tajuk Two Lands One Heart yang diadakan di Thai Cultural Main Hall. Pertukaran budaya ini diadakan untuk memperingati ulang tahun HM The Queen ke 80 yang jatuh pada tanggal 12 Agustus kemarin.

Yang spesial karena HRH Princess turut serta dalam Guzheng performances yang diiringi orkestra. Sekitar 1o lagu dibawakan oleh sang putri bersama artis Chang Jin dari China. Dengan suara lembut lirih beliau menyanyikan lagu-lgu sambil memetik guzheng. Ada pula komposisi yang dibuat oleh Raja. Sisanya berupa pertunjukan tari, gimnastik, bambu, dan opera Beijing dengan total performa selama 2,5 jam.

Tidak ada publikasi terbuka. Foto dan video tidak diperkenankan sepanjang acara. Jika ingin melihat seperti apa Guzheng performances, bisa dilihat di sini..

Dalam hati saya merasa aneh sendiri. Kok bisa-bisanya saya duduk manis menikmati pertunjukan seni. Tapi benar-benar worth it. Pertama karena gratisan dan kedua karena memang benar-benar bagus. Membawa cita rasa seni tersendiri. Di sisi lain saya jadi terbersit ingin melihat pertunjukan tari Indonesia yang notabene tidak pernah saya lakukan.

Oh, ya.. Dirgahayu RI ke 67.. Merdeka! Wish you all the best Indonesia. Hari ini saya tidak ikut upacara di kedutaan, tapi biasanya kalau di kantor juga jarang sih *nakal*

Btw, mudiknya sudah sampai mana? Have a safe trip..

15 thoughts on “Pertunjukan seni

  1. Ping-balik: Istana taman kubis | written minds

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s