Sukaria Dreamworld

Ini adalah postingan yang sudah tertunda selama lebih dari 2 minggu. Ceritanya setelah berkutat dengan 3x exam berturut-turut kami diajak keluar kandang untuk bersenang-senang sejenak. Dan entah dalam rangka apa, anak-anak abg itu mengajak saya untuk turut serta pergi ke Dreamworld.

Alai na ka?

Ternyata Dreamworld adalah sebuah amusement park, yang terletak di Km 7 Rangsit-Ongkharak Road, Pathumthani. Sekitar 10 menit dari bandara Don Mueang. Fun land ini beraksitektur plaza Eropa, dan dilengkapi dengan miniatur berbagai cerita legenda dan arena permainan. Persis seperti Dunia Fantasi, Ancol. Hanya saja lebih baru dan lebih bersih.

Kesasar? Hehehe.. sepertinya sih iya. Terakhir kali saya ke Dufan ya sejak kelas 3 SMP, tahun 89-an gitu deh.

Kami berdelapan berkumpul di IT Square, dan menyebrang jembatan satu kali untuk naik bis no 29 ke arah Rangsit. Tiketnya 7 baht. Beruntung saat itu, bis gratis berplang biru yang hadir tiap Sabtu Minggu lewat di depan kami dan akhirnya free. Lumayan. Dan saat itu saya baru sadar setelah melewati Don Mueang lalu terus berjalan, tak berapa lama tiba-tiba saya merasa familiar saat kami turun dari bis. Mall Future Park!

Yup, mall Future Park adalah tempat saya diajak berkeliling setiap sore setelah kelas selesai selama 2 minggu berturut-turut. Akhirnya saya bisa melihat mall ini setelah 7 tahun kemudian.

Setelah turun dan berada di sisi seberang Future Park, kami naik mini van. Yang ini saya tidak tahu detil konversasinya seperti apa, karena dilakukan dalam bahasa Thai. Kami duduk manis dan lama-lama saya jadi tambah deja vu karena perjalanan ini melewati Klong Luang, tempat saya kursus jaman baheula. Di sini kami membayar 30 baht karena lokasi Dreamworld ternyata sudah terlewat cukup jauh tanpa ada seorangpun yang menyadarinya. Van kembali mengantar ke arah semula. Padahal ongkos sebenarnya tidak terlalu mahal, hanya 20 baht.

Dan beginilah penampakan Dreamworld dari ujung jalan masuk setelah melewati jembatan bercat pink. Kami kembali naik angkutan double decker yang disediakan gratis bagi pengunjung yang tidak membawa kendaraan. Daripada jalan kaki 300 m di tengah hari bolong?

Tiket masuk terusan Dreamworld pada hari Sabtu adalah 420 baht, tetapi bisa dikorting 50 baht dengan membawa 5 tutup botol Pepsi yang ternyata sudah dikumpulkan oleh teman Thai kami. Tadaaa.. senengnya bisa main lagi!

Tapi sepertinya tempat ini memang dikhususkan untuk anak-anak. Karena kebanyakan pengunjung adalah anak-anak, beserta pendampingnya tentu. Lihat saja aksiteturnya. Duh, maaf ya anak-anak.. kok malah Mama yang main ke tempat seperti ini.

Sambil cengar-cengir nggak jelas karena merasa aneh kok bisa-bisanya sampai ke tempat ini, saya mengikuti teman-teman lain. Percaya atau tidak, akhirnya saya benar-benar dipaksa ikut serta menaiki berbagai arena permainan yang sudah terlupakan sekian lama. Hampir semua kecuali Raptor, Flying Carpet, dan Spiderman yang bisa bikin pusing kepala. Sebenarnya beberapa wahana 4D atau wahana ketakutan (apa bilangnya ya?) disini masih kalah jika dibandingkan dengan apa yang ada di Ancol. Apalagi dengan 4D-nya Sentosa. Permainan yang mengindikasikan perut mual terpaksa dilewat mengingat terik yang luar biasa di siang itu.  Sudahlah, akhirnya saya dan beberapa teman cukup mengibarkan bendera putih saja dan memilih naik wahana yang aman atau menikmati suasana taman yang sangat berwarna sambil berpayung ria, hihi…

Panas yang tak terkira itu membuat kami harus bolak-balik membeli air mineral botolan seharga 20 baht, padahal aslinya jika di supermarket hanya 7 baht saja. Kedai makanan halal yang saya temui hanya satu, yaitu kedai yang menjual siomay dan bakpao lengkap dengan stiker sertifikat halal selain KFC tentunya. Harga tetap standar. Only KFC supposed to be halal restaurant, kata koordinator saya waktu itu *ya waktu tahun 2005 itu*. Resto cepat saji maksudnya.

Menyenangkan? Yang jelas melelahkan, karena kami berada di sana selama 8 jam. Dari jam 11 siang sampai wahana ditutup pada jam 7 malam *geleng-geleng kepala*. Ampun dije dah!

Heuu.. langsung deh, bermunculan varises di telapak kaki.


24 thoughts on “Sukaria Dreamworld

  1. waaahh akhirnya tahu klo mbak.kuliahnya di Thai.. dibagian mana mbak? siapa tahu klo aku ke thai.bisa ketemuan.. hihihi…

    sepertinya klo dilihat dr bentu penataan ini lebih menang dibandingin dufan ya mbak.. tapi kalau dilihat dari ukuran dan wahana lebih menegamgkan.dufan deh kayaknya *nebak*

    • bener ..soale disini masih baru..
      ga kaya dufan yang udh dr tahun 80-an gitu..
      kalo jenis wahana sama aja.. tp emang asyikan di dufan, lebih variatif dan lebih seru

  2. waaaa jadi pengen kesitu !!! la disini dufan lagi dufan lagii xixixixixxi😀
    upppsss TRAN STUDIO belu wadooohh kacauuu si aku ini😀

    salam kenal ya😀

  3. wah ini dia postingan yang ke dream world sama abg itu tho..walah refreshing tenan…
    wah mbak keren..jadi pingin kesana *ngumpulin duit sisa belanja dulu…kok nggak kumpul kumpul tho…kekekkee…nunggu sponsor aja..ayo ayo cari sponsor liburan..*ngarang dot com..
    semangat yah mbak…semoga belajarnya nempel dan bisa jawab soal 🙂
    cemunguttttttttttttttttttt

  4. Lama banget disana Mbak, ampe kemaleman, melenakan ya ^^

    Varises ditelapak kaki kayak apa Mbak, aku cuma suka lihat dibetis dan sekitarnya, hehe… btw, semoga segera pulih🙂

    • deuh..saya mah bawaannya udh ga betah.. tapi berhubung ga tau jalan pulang terpaksa deh ngikut😦

      urat-urat yang di telapak kaki bagian dalam bermunculan dan biru-biru, ga tau deh apa namanya.. sama ama varises ga sih? hihi.. mirip ama yg di betis soalnya.
      itu mah penyakit kalo kelamaan jalan, dari dulu..

  5. Kebayang capeknya!
    Tapi kalo kita bisa menikmati suasana, segala varises itu pasti nggak kerasa…hehehehe😛

    Hilsya, nama-nama kota, tempat, orang dan makanan di Thailand ini bikin saya mat gaya deh, susaaah bener ngebacanya😦

    • naik bis 29 dr victory monument sampai future park rangsit.. kalo non ac cuma 7 baht kalo AC tergantung jarak
      dulu dr mall future park naik van, tp mereka susah komunikasi bhs inggris, kalo banyakan naik taksi ga terlalu jauh

  6. mbak, ada teman gak di thai yg mau jd guide plus nyedia in transport soalnya saya tanya ke travel travel, ada bbrp tempat yg kami gak mau dikunjungi tp katae diharuskan sama pemerintah thailand. Apakah boleh tau telp utk bisa ngmg langsung ama mbak?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s