Edisi air mata 2

Begitulah, karena tidak punya ide brilian akhirnya saya hanya membuat judul yang sangat tidak menarik. Alih-alih berbagi pengalaman yang berguna, ini malah menyampah di dunia maya. Menumpahkan perasaan yang ada dengan keluhan-keluhan yang mungkin dipandang orang tidak masuk akal dan membosankan.

Tapi biarlah, mungkin hanya ini saja yang saya miliki sekarang. Untuk jadi kenangan yang suatu saat bisa saya tertawakan atau saya tangisi di masa depan.

Air mata ketidakpuasan karena gagal menyelesaikan exam masih berlanjut, namun CB I yang baru  berlalu tidak masuk dalam hitungan kredit. Meski saya sedikit tenang, tetapi tetap saja terasa sedih karena menjadi suatu indikator kegagalan atau menjadi  nilai tutup botol bagi teman-teman lain.

Demi sebuah alasan pembelaan diri, ingin rasanya menyalahkan apa dan siapa. Usia yang tua dan limited capacity untuk menghapal? Atau teman-teman muda yang otaknya super encer? Atau diri sendiri, karena fisik tidak mampu begadang untuk menyelesaikan 7 handout? Background yang 80% berbeda?

Ah, mencari-cari alasan!

Sempat terpikir untuk kembali mengepak barang untuk pulang kampung saja, namun begitu banyak dukungan yang membuat saya kembali semangat untuk berusaha sampai selesai. Apalagi kabarnya (belum yakin 100%) dalam angkatan kami tidak ada sesi Betharia Sonata yang bakal minta dipulangkan pada ayah ibunya. Memalukan, tapi ya pasrah saja.

Tetaplah, akhirnya saya mencoba bangkit untuk mengupayakan kerja keras saya dalam mengerti dan menghapal materi. Kamis ini harus lebih baik dibanding 2 exam yang lalu. Apapun yang terjadi, biar Allah yang menentukan. Kita hanya berusaha. Saya pasrah.

Ya Allah, ikhlaskanlah aku .. mudahkanlah jalanku.

Iklan

10 thoughts on “Edisi air mata 2

  1. Duuuuh…
    aku mau kasih tau kabarnya jadi berasa gak enak niiiiih…
    soalnya mba Hilsya lagi galau…hiks…

    mbaaaa…
    postingan korea ku masuk 5 besar mbaaa…
    dan hari senin tanggal 14 nanti aku dipanggil ke Jakarta buat wawancaraaa…

    Makasih buat supportnya mba Hilsya yaaa…
    dan mohon doanya supaya wawancara ku berjalan lancaaaar 🙂
    *peyuk dulu*

  2. wah…mbak masih berlanjut episode 2 yah…semoga stop deh edisi air matanya…aku pingin membaca edisi yang tersenyum dan bergembira …:) ayo mbak semangat…sampean pasti bisa …:) aku yakin…
    kak hilwa dan kak syafiq pasti bangga..:) for sure…
    ayo semangat…menanti episode bahagia..:)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s