Mati gaya

Baiklah, sungguh ini bukan sesuatu yang sangat penting. Tapi tentunya sahabat pernah merasakan bagaimana rasanya dilanda kejenuhan yang datang tiba-tiba. Sebenarnya tidak terlalu tiba-tiba, tapi rutinitas kadang membuat bosan. Bikin mati kutu, mati gaya.

Jenuh membuat pikiran serba mandeg. Inginnya ini itu segera selesai tetapi ternyata malah jadi melantur tidak jelas. Ujung-ujungnya malah terbengkalai semua. Walaah…

Refreshing? Ah.. dari kemarin sudah kok. Hanya saja salahnya kalau sudah sampai rumah, betah banget duduk depan komputer sambil mantengin drama Korea sampai pegal. Ini nih gara-gara termakan rayuan teman suruh lihat yang judulnya inilah itulah, jadi aja kecanduan *hehe, nyalahin orang*

Oke, saya akui .. Itu adalah sebuah cara yang tidak tepat! Tapi cuma situs itulah yang membuat saya nyaman dibanding membaca gosip yang bertebaran di dunia maya. Ya ampun, ngelus dada rasanya melihat headline berita. Apalagi kalau sudah membahas aib si A, si B sampai sebegitunya..

Lagian siapa suruh baca gosip ya?

Hehe.. salah lagi.

Habis mau baca jurnal kok mendadak langsung pening dan sakit mata? *halah, emang pernah baca gitu?*

Baiklah, memandangi gambar-gambar atau promosi juga jauh lebih enak. Atau main game Castleville sampai semua anak buah dikerahkan untuk memanen dan membasmi serigala muram, hihi..

Berlebihan lagi. Tidak tepat lagi!

Memang segalanya harus sesuai porsi. Pekerjaan dicicil sedikit demi sedikit, pelan-pelan. Kalau overload juga malah bikin kita jadi bingung. Seperti yang sedang menimpa salah satu teman. Saat ini ia sedang menangani suatu kasus, di sisi lain  harus mengisi aplikasi keberangkatan ke luar negeri dengan tenggat segera, belum lagi harus pergi ke luar kota hari ini. Walhasil sehari kemarin ia terlihat linglung, persis nenek-nenek. Disuruh kirim fax, malah pergi keluar. Dipanggil ke ruangan, lupa mau apa. Belum lagi kalau ditanya, kadang nggak jawab. Hehe, pasti ia bingung memilih mana yang prioritas karena semuanya harus serba segera.

Jelas kali ini saya tidak se-overload teman saya tadi, jadi tidak ada alasan untuk malas-malasan mengerjakan utang pekerjaan. Dikira sudah selesai semua. Tidak tahunya… masih anteng di folder *siigh*