Tumpeng Ngetril 61 – Tahu tempe di 11 tahun

 

Logo Kontes Tumpeng Ngetril 61

Duh.. hari  ini saya mengeluarkan 2 postingan sekaligus yang berbau-bau kontes. Jika postingan pertama lebih karena alasan waktunya sudah terlanjur mepet, sedangkan yang kedua karena ada something special.

Tadinya sih seperti biasa saya mau mengendap-ngendap mundur teratur lewat pintu belakang dari arena perkontesan yang diselenggarakan oleh Pakde Cholik. Bukan apa-apa, jiper eike bo! Apalagi pake acara masak-memasak pula. O..ow, bagaimana mungkin? Selama ini dakulah salah satu oknum yang selalu melariskan dagangan warung tetangga apalagi selama bulan puasa.

Tapi ada momen yang mau ga mau memaksa saya untuk berubah (sebentaar aja..). Dengan gaya super chef (sok) handal akhirnya pada jam 07.00 pagi tadi saya memutuskan untuk bikin gebrakan. Nekat masak tumpeng secara dadakan (ayo tepuk tangan dulu semuanya.. prok prok prok)

Alasannya (sambil bisik-bisik) karena tanggal 19 Agustus adalah our 11th anniversary

Iya.. jika selama ini si ayah selalu jadi peri yang baik hati setiap saat, maka hari ini gantian dong. Giliran saya mencoba untuk jadi bidadari, jangan jadi ibu tiri mulu..hihi

Yuk, mari kita saksikan hasil kreasi seorang perempuan tomboy yang dengan sukses berhasil membuat dapur 2x4m-nya berantakan.

  

setelah diperhatikan ternyata bentuk tumpeng ini terinsprisasi dari pajangan wat di tepi chao phraya

Nasi kuningnya? Ternyata lumayan. Terbukti si kecil semangat banget buat nambah lagi. Setelah saya cicipi dikit dan dibawa ke kantor untuk berbagi dengan teman-teman yang libur puasa, ternyata semuanya bilang.. “Ih, enak lho! Ga nyangka, bisa masak juga?”. Tuuh kan?

Lauknya? Hehe..tema yang saya usung adalah variasi tahu tempe dalam pelbagai versi. Sepertinya sih hal ini lebih karena alasan harga bahan pokok yang mulai meningkat secara perlahan (baca : THR belum dibagiin).

Dan yang paling bikin saya keder adalah ketika diminta untuk menuliskan cara membuatnya. Duuh.. Pakde ga tau apa kalo saya suka nekat berimprovisasi dan hasilnya kadang ajaib?

Catatan penting : jangan pernah percaya 100 % dengan ukuran yang saya tampilkan di bawah ini. Gunakan insting anda untuk mencapai kesuksesan dalam hal masak memasak.

1. Nasi kuning

Bahan : ½ kg beras (tambahkan sedikit beras ketan bila ada), 200 ml santan kelapa instan, perasan air kunyit (sebelumnya kunyit dibakar, dikupas kulitnya lalu diparut), 3 lembar daun salam, 2 batang serai, garam secukupnya, air, dan perasan air jeruk nipis.

Cara membuat : Beras dicuci bersih, lalu dimasukkan ke dalam magic jar (makasih ya teknologi canggih). Masukkan seluruh bahan. Masak hingga matang (jangan lupa tekan tombol ON). Setelah matang beri perasan air jeruk nipis agar penampilan nasi menjadi cantik mengkilat

Nb : perasaan jeruk nipis memberi inspirasi untuk mempercantik diri supaya kinclong

2. Ayam goreng (standar)

Bahan : ½ bagian ayam dipotong sesuai selera, 3 siung bawang merah, 3 siung bawang putih, ketumbar, merica, 3 butir kemiri, garam, salam, serai, 1 ruas jahe, 1 ruas kunyit, 3 iris lengkuas, dan air

Cara membuat : Haluskan bahan-bahan bumbu lalu tumis sebentar. Masukkan potongan ayam, beri air secukupnya. Ungkep hingga setengah matang, lalu digoreng hingga warnanya kecoklatan

3.Tahu tempe bacem

Bahan : tahu tempe dipotong agak besar, 3 siung bawang merah, 3 siung bawang putih, ketumbar, garam, gula merah, kecap, daun salam, air atau air kelapa bila ada.

Cara membuat : Bahan bumbu dihaluskan, masukkan ke dalam panci lalu diberi air. Masukkan tahu dan tempe. Beri garam, gula merah dan kecap secukupnya. Panaskan sampai bumbu meresap. Goreng hingga matang.

4. Bakwan udang

Bahan : udang kupas, wortel, tauge,  daun kol, daun bawang, 2 siung bawang putih, lada secukupnya, garam, tepung terigu, 1 butir telur, dan air

Cara membuat : Iris sayuran sesuai selera. Haluskan bawang putih, garam, dan lada. Campurkan terigu, telur, dan air lalu aduk sampai merata. Masukkan irisan sayuran dan udang. Goreng hingga matang.

5. Kering tempe kentang kacang

Bahan : Tempe diiris kecil, kentang diiris tipis, kacang, bawang merah, bawang putih, cabe merah, garam, gula merah, kecap, saus teriyaki

Cara membuat : Goreng tempe, kentang , dan kacang hingga matang, sisihkan.  Iris bawang merah, bawang putih, dan cabe. Goreng bawang dan cabe, lalu angkat. Dengan sedikt minyak, buatlah karamel dari irisan gula merah. Masukkan bahan-bahan yang sudah digoreng ke dalam karamel. Tambahkan garam, saus teriyaki, dan kecap. Aduk hingga rata, lalu angkat.

6. Tumis tahu udang bumbu pedas

Bahan : udang, tahu dipotong kecil-kecil lalu digoreng sebentar, bawang merah, bawang putih, cabe, tomat, garam, dan gula pasir.

Cara membuat : Haluskan bahan-bahan bumbu lalu tumis sampai harum. Masukkan potongan tahu goreng dan udang. Tambahkan garam dan gula pasir secukupnya. Aduk hingga rata dan matang.

7. Telur dadar

Bahan : telur dikocok lepas, sedikit minyak

Cara membuat : Masukkan kocokan telur sedikit demi sedikit ke dalam penggorengan, dadar telur sampai kuning kecoklatan. Iris tipis.

8. Botok teri

Bahan : parutan kelapa muda, teri nasi, bawang merah, bawang putih, sedikit petai (bila suka), cabe merah, daun salam

Cara membuat : Iris bawang merah, bawang putih, cabe merah, dan petai. Campurkan semua bahan hingga rata. Bungkus dengan daun pisang lalu kukus hingga matang

9. Garnish (abal-abalan)

Bahan : berbagai jenis sayuran yang tersedia di kulkas. Sayangnya yang tersisa tinggal ketimun, wortel, daun kemangi, cabe merah, dan tomat saja.

Cara membuat : Cuci sayuran sampai bersih. Kerahkan segala kemampuan untuk berkreasi seindah mungkin. Sayangnya jiwa seni saya mentok hanya sampai di area mengiris sayuran bulat-bulat saja.. hiks

10. Pelengkap

Bawang goreng, sambal kacang, kerupuk, dan lembaran nori (rumput laut) untuk bikin tulisan I love you *tsaah*

11. Cinta, kasih sayang, dan ucapan terimakasih sebanyak mungkin

============================================================================================

Demikianlah artikel ini diikutsertakan pada Kontes Tumpeng Ngetril 61 yang diadakan di BlogCamp.

64 thoughts on “Tumpeng Ngetril 61 – Tahu tempe di 11 tahun

    • komentar si ayah : makasih ya..hari ini istimewa, nasi tumpengnya dibikin pake hati *jiaaaah….* diriku langsung ngakak mba.. soale jarang2 dia ngomong gitu, hihi

      nb : yg ngukir tomat bukan aku, si ayah kok..😀

  1. tumpengnya romantis kali mbak, ada I Luph U nya disana.. hehe..😀

    saya juga sudah punya ide untuk ikutan bikin tupeng ngetril, tapi berhubung dan berhubung, saya cuma bisa jadi penonton saja.. sukses yaa mbak kontesnya..

  2. aihhh, bilang gak bisa masak, tapi lauk paukna lengkap kitu…
    sama deh kayaknya soal takaran bahan2nya, cuma pake perasaan doang, gak punya ukuran pasti.

    happy anniversary, mugia dugi ka paketrok iteuk ..

  3. kereeen…. masih sempet ngebikin tumpeng, dengan tetek bengek yang wuih keren abis. soal rasa, iyaa deeh iyaaa… enak wis!. hahaha..

    cuman rada bingung aja tuh kerupuk bentuknya bulet2 bolong tengahnya?

    • ga juga..Phe, ada yang keasinan, ada yg kurang garam.. untung Pakde ga harus nyicipin..hihi..

      iya itu kerupuk emang bolong dari sananya, masa eike yg bolongin sih?

  4. Swuit swuiiiiwww….anniversary-an niyeee… *halah* happy milad ya Teh, semoga bahagia selalu sm ci Ayah. Met ngetril jg, penampakannya mah pikabitaeun da he he…

  5. So Sweet banget …
    Ada tulisan I lop Yu nya … hehehe …
    Semoga sukses di Pagelaran Ngetrilnya pak De

    And satu lagi …
    Happy Anniversary …
    Semoga sehat dan berbahagia selalu

    Salam saya

  6. kayak tumpeng beneran bu.. lah emang tumpeng apaan itu? heheh
    wah, sudah 11 tahun ternyata,, smoga makin mesera aja bu…😀

    hiasan tomatnya keren bu.. , semuanya keren, rasanya juga pastinya, meskipun ga nyicip.
    semoga sukses ngetrilnya..😀

  7. walah mbak mantap mantap..cantik tumpengnya..wah gini kok mau kabur lewat belakang…cantik bener nieh penampakannya…tumpeng banget,kokoh..mana lengkap lagi lauknya…:)
    sip sip..semoga sukses dikontes tumpeng ngetrilll🙂

  8. resep no.11 itu yang paling bikin masakan apapun rasanya maknyusss…😀

    nasi kuningnya dicampur ketan sdkt yah Mbak… hmm.. bisa lebih pulen dan gurih kali yah Mbak… coba ah… hehe😀

    sukses kontesnya, Mama Hilsya..:-D

  9. Itu dia Hilsya, bumbu terakhir itu yang bikin semua masakan jadi enak…cinta, kasih sayang…😉

    Selamat ikutan lomba juga, ck…ck…ck…Pak De pasti bingung, siapa nih yang bisa jadi pemenangnya, semua bagus, semua kreatif dan *kayaknya* semua juga enak…😀

  10. Mbak… perasaan kmrn udah ninggalin komen disini belm yah…? apa blm di approve… hihihi…

    eniwei, ada yg ketinggalan…

    selamat wedding anniversary utk Mama Hilsya…
    semoga tambah langgeng… bahagia dunia akhirat.. selalu… amin…

    *maap telat* hiks…

  11. Happy Anniversary…wah momentnya pas yachh…bikin tumpeng utk merayakan ultah pernikahan plus ikutan kontes…….

    perasaan yg ikutan kontes pada ngaku ngga bisa masak tapi hasilnya keren2 yachh…….apalagi yg jago masak hehehe….

    sukses utk kontesnya yachhh….tumpengnya kereeennn

  12. hepi ending ya mbak, eh salah, hepi wedding hehehe..duh aku ketinggalan kbr baik,
    doaku buat hari perniahanmu yg sdh ke 11 ya???
    wes suwe yo,…hehehe
    semoga selalu akur dan tentrem jiwa raga bersama misua dan anak2..
    tambah momongan ga mbak??
    biar rame gitu jadi yg makan tumpeng banyak, keroyokan, xixixixi..
    selamat juga atas motivasinya membuat tumpeng, demi Pak De dan Suami terkasih ni yeee…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s