Belanja online seru

Ayo ngaku.. siapa yang hobi belanja?

Ternyata saya sendiri ikutan ngacung, hihi..

Betapa tidak, jika ditanya saat-saat yang menyenangkan bagi seorang perempuan, kemungkinan besar jawabannya pasti berbelanja. Shopping apalagi dilakukan di mall yang nyaman, besar, barangnya bagus dan lengkap terasa seperti kegiatan relaksasi. Lebih-lebih jika ada yang membayari. Whuaa..kalap deh tuh. Bisa-bisa tunjuk sana-tunjuk sini. Ga inget bakalan kayak gimana nentengin kantong belanjaannya nanti.

Dan ketika menjelang mendekati hari lebaran pun, suasana pusat-pusat perbelanjaan saat ini mendadak jadi tumplek blek dipenuhi ribuan manusia. Apakah ilustrasi angka ribuan terasa berlebihan? Rasanya tidak. Apalagi diimingi-imingi label diskon besar-besaran, 50-70% seperti yang terjadi di pusat perbelanjaan di dekat tempat tinggal saya hari Sabtu Minggu lalu. Berbondong-bondonglah pengunjung untuk mencari produk yang mereka inginkan. Bahkan antrian di kasir bisa-bisa seperti barisan pengantri jatah pembagian.

Apakah saya ikutan antri juga?

No way, saudara-saudara. Ga kuat rasanya jika harus berdiri berjam-jam hanya untuk membayar beberapa potong baju atau beberapa bungkus produk makanan. Saya ga akan menyiksa diri meski berada di bawah ruangan ber-AC. Saya memilih cara belanja yang lebih smart, singkat, padat, dan cepat *eh, ga cepat juga sih..karena milihnya suka lama*. Belanja seperti ini menurut saya lebih seru, meski tidak seseru ketika harus berdesakan dan berebut produk yang diinginkan dengan pengunjung lain, hehe.. judulnya nanti malah jadi berantem dong?

Terutama untuk masalah sandang, yaitu pakaian anak-anak dan  busana muslim dewasa biasanya saya memilih belanja online. Kadangkala saya suka mendapatkan pesanan dari teman-teman atau tetangga untuk membelikan busana muslim anak-anak. Mereka tahu persis bahwa harga yang ditawarkan cukup murah karena saya tidak mengambil keuntungan berlipat ganda.  Saya tuh bener-bener ga berbakat jadi pedagang, hanya sekedar menyalurkan hobi belanja, hehe.. *puas banget rasanya*

Kadang ada juga sih teman saya yang bertanya, “Kok bisa aja sih percaya dengan bisnis online kayak gitu? Emang kamu udah kenal orangnya?” Saya jawab, “Pake feeling aja, kalo penjualnya niat menipu ya uangnya ga berkah. Perkara ada acara tipu-menipu mah urusan nanti, tapi kalo bisa ya ga perlu terjadi.” Dan alhamdulillahnya yaa.. *pinjem gaya Syahrini* hampir selama ini rekanan bisnis saya rata-rata baik dan jujur semuanya. Bahkan dengan gaya sok kenal sok dekat, saya suka minta tambahan diskon *heuheu.. tetep usaha*. Entah berupa free ongkir, atau kadang mereka memberi bonus souvenir. Lebih seru lagi, jadi punya tambahan teman baru.

Metode pembayarannyapun lebih aman, mudah dan cepat, kebanyakan via transfer bank. Dengan bantuan sebuah handphone yang terhubung melalui sistem sms banking atau e-banking, mentransfer uang kan semudah mengirim sms. Ga perlu takut kehilangan dompet. Ah, indah banget hidup di jaman modern ini ya?

Cuma satu yang jadi kendala dalam bisnis online ini. Kadangkala penjual melakukan sistem jual putus, artinya barang yang sudah dibeli ga bisa ditukar atau dikembalikan. Ya mungkin saja itu karena alasan kepraktisan sang penjual yang ga mau bersibuk-sibuk menerima komplen dari pembeli. Karena itu sebagai pembeli, kita harus mempelajari aturan yang diterapkan penjual dan jauh lebih teliti sebelum memilih terutama untuk masalah ukuran dan warna. Kadang pencahayaan mempengaruhi hasil foto yang dipajang di website.  Lebih baik dibilang cerewet karena rajin bertanya pada sang penjual daripada menyesal karena barang yang dikirimkan ga sesuai pilihan.

Dan buat para pebisnis online, saya berharap agar mereka bisa selalu sabar menghadapi pada konsumen yang berlainan isi kepalanya. Ga pelit info, rajin menjawab pertanyaan yang diajukan dan jangan terlalu tinggi menaikkan harganya. Moga-moga semua kecipratan berkah yang halalan thoyyiban dari usaha jual beli ini.

=============================================================================================

Artikel ini diikut sertakan dalam kompetisi blog “Ramadhan Writing Contest”

Iklan

18 thoughts on “Belanja online seru

  1. Iya sama deh mbak.. aku kalau baru pernah beki brg 1kali aja udh berasa akrab bgt smp minta diskon khusus.. dan seringnya seh dikasih .. alhamdulillah ya..

    Belanja online emang menyenangkan deh..

  2. wah mbak habis borong yah…haduh enaknya yang deket metropolis…hiks..sini dihutan mbak nggak ada mall…mbak confirm nieh aku kayaknya tanggal 26 dah nggak di ygy, bapakku maunya cuman sehari aja..jadi 24 nyampai yogya..25 jalan jalan, puter puter, 25 malam perjalanan ke tulungagung…tapi berharap bisa dinego keinginan bapak jadi biar bisa advance ke 26 dan bisa kodaran insyallah..semoga lah mbak..:)

  3. hahhaaha duniaku nih mbak 😀
    sejak jadi pedagang online, secara otomatis juga aku mengantongi member buyer online pulak. wkwkwkw
    hampir 80%barang2 ku, hasil online semua. hihihi 😀

  4. Saya juga ngaku seneng sama belanja online, mbak. Sampe urusan make up dan sepatu pun dibeli secara online. Cuma sayangnya, sering belanja online ternyata tidak menyurutkan hasrat shopping di mall… :mrgreen:

    Btw, penasaran nih gimana yah gaya mbak Hilsya ngucapin Alhamdulilah dengan gaya Syahrini itu? :mrgreen:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s