Buka puasa bersama ala abg

Kemarin sepanjang saya pulang dari kerja, saya disuguhi rumah kosong… Eh, ralat. Ada si ayah yang lagi anteng bersama burung-burung piaraannya. Kenari, pentet, srigunting, poci, branjangan, lovebird.. entah deh apalagi. Btw, saya cuma hapal yang namanya kenari aja🙂

Si kecil lagi ngaji TPQ di mesjid, biasanya baru pulang menjelang maghrib. Sekaligus bawa ta’jil. Lumayan.

Nah, kemana gerangan si sulung? Biasanya saya kan memberdayakan si kaka untuk mempersiapkan makanan dan minuman berbuka. Sampai waktu maghrib dia belum pulang juga. Usut punya usut, kabarnya para abg kelas 5 SD itu berencana mengadakan acara buka puasa bersama di rumah temannya. Masih satu komplek juga.

Jam setengah tujuh malam, tiba-tiba hadir para ayah dari anak-anak itu di rumah. Dengan maksud dan tujuan yang sama, menjemput anak-anak. Para bapak-bapak itu menyangka, anak-anak berkumpul di rumah kami. Ternyata bukan. Akhirnya para bapak-bapak (termasuk si ayah) konvoi dengan motor untuk mencari anaknya masing-masing. Whoalaah…

Ternyata 5 anak abg itu berkolaborasi untuk membuat kue kering sendiri. Bereksperimen untuk membuat kue putri salju. Mereka berpatungan untuk membeli bahan-bahan kue dan mengolahnya menjadi kue tanpa bantuan orangtua. Merekapun mencampurkan bahan-bahan tanpa memakai takaran timbangan maupun mixer. Semua diolah dengan menggunakan tangan. Lalu dioven selama 10 menit.

Weiits.. yang bener aja? Asli, saya ga bisa bayangin.

Yang jadi tester saat kue sudah matang, tentu saja awalnya si kecil. Dia bilang, “enak lho Ma kue buatan kaka dan temen-temennya”. Kontan saya ga mau percaya begitu saja, minta bukti buat nyicipin. Dengan berlari-lari dari mesjid sebelum tarawih, si kaka memberi saya hasil karyanya kue putri salju 2 butir, hihi…

Dan hasilnya, lumayan enak. Enak untuk ukuran anak-anak yang baru pertama kali belajar bikin kue. Ditelaah lebih lanjut, si kaka ini lumayan familiar dengan urusan dapur *mungkin akibat didikan kejam emaknya..-stepmother mode on-*. Kalo cuma bikin makanan yang simpel sih bisa dia lakukan sendiri.  Makanan model spaghetti, nasi goreng, mie instan, agar-agar, atau es buah tinggal minta dibuatin aja.

Hari ini bikin apa ya Ka?😀

50 thoughts on “Buka puasa bersama ala abg

  1. wakakakakak..ngakak dulu soal “step mother” kejam kejam bunda satu ini..wah kak hilwa nanti bunda bisa kena pasal kekerasan pada anak tuh..hehehehe..wah kak hilwa pinter masak yah..:)wah penamapakan putri saljunya kok kayak putri duyung..eh salah…jangan lihat penampakannya lihat rasanya ..:)
    emaknya “memberdayakan” banget yah….* lariiiiiiiiii sebelum ditimpuk…

  2. Krain itu gambar bulatan salju beneran hhaha *kayak pernah liat salju aja :D*. Tapi jempol deh buat si kakak, bereksperimen yang positif dan bikin mamanya seneng…ada ta’jil gratis heheh😀

  3. Lagi-lagi saya ketawa baca ini, terutama di bagian step mother itu…hihihihi… Lumayan ya mbak, anak kreatif bisa diberdayakan di rumah:mrgreen:

    Btw, kak Hilwa lebih canggih daripada saya nih, hingga hari ini belom pernah tuh nyoba bikin kue putri salju sendiri😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s