Surga Karimunjawa

hamparan pasir putih yang cantik

batang pohon yang teronggok sendiri

menunggu sunset di tanjung gelam

Akhirnyaaaa….

Saya ga pernah tau yang namanya Karimunjawa letaknya dimana dan ada apa disana sampai sekitar  3-4 tahun lalu. Ketika seorang sahabat bercerita tentang keindahan gugusan pulau Karimunjawa, saya penasaran banget. Ga tau gimana caranya pokoknya saya harus kesana, titik. Memang sih berwisata ke pantai itu ga akan ngaruh banyak buat saya, soalnya saya ga bisa berenang *payah*.

Aslinya saya hobi kelayapan ke daerah-daerah bagus, sayangnya ga terlalu memahami secara detil seperti para petualang sejati. Dulu sih parah banget, asal udah status been there aja trus ada foto barang satu biji serasa udah mengeksplorasi semua. Namun seiring dengan maraknya segmen petualang di tipi atau penulis blog macam Trinity, saya jadi merasa telah menyia-nyiakan pengalaman bepergian yang diperoleh secara gratisan itu, hiiks..

Sempat bingung juga ya bagaimana cara menceritakan detil suatu perjalanan. Mau dimulai dengan tiap langkah, satu per satu secara rinci kemana, habis biaya berapa, makan apa, tinggal dimana.. kadang takut yang baca nganggep “ni orang baru pertama kali pergi kali yak?” *hehe..padahal emang*. Atau kalo mau ditulis garis besarnya aja, ntar yang belum pernah ke sana bingung “ni orang ngomong apa aja sih?”.. Tapi kayaknya saya sih milih yang kedua, soalnya kadang suka males nulisnya, hihi..

Ok deh, mari kita persingkat saja!

Perjalanan menuju Karimunjawa ada dua pilihan, bisa naik kapal cepat Kartini via Semarang lama perjalanan sekitar 4 jam (ongkos terakhir sekitar 260rb PP), naik kapal Muria via Jepara (sekitar 6 jam, harganya pasti lebih murah), atau naik pesawat carteran bila punya banyak duit (ada landasan khusus yang dimiliki sebuah resort).

Pilihan akomodasi makin beragam saat ini. Ada berbagai hotel, penginapan, resort, wisma di tengah laut, atau rumah penduduk *silakan dipilih*. Ada berbagai paket tour yang ditawarkan baik secara pribadi maupun binaan dinas pariwisata propinsi Jawa Tengah, seperti biasa harga mengikuti fasilitas. Infonya bisa dilihat di sini. Atau cari di google, mau ala backpacker  atau sedikit lebih mewah terserah, tergantung ketahanan fisik dan kelebihan dana.

Karimunjawa adalah gugusan pulau yang merupakan surga bagi para pecinta laut. Pasir putih, warna air laut yang bergradasi, terumbu karang, berbagai jenis hewan laut akan memaksa kita untuk menceburkan diri ke dalam laut. Ada berbagai aktivitas yang bisa dilakukan: berenang, snorkling, diving, mancing, berjemur sampai gosong, atau menjelajah laut dengan glass bottom boat. Yang jelas jangan lupa pake sun block. Oh, iya air bersih adalah barang mewah di pulau ini, maka berhematlah * jadi inget kemarin mandi dengan setengah ember air doang..hehe*

dermaga pulau kecil dari kejauhan

dermaga pulau tengah

kapal nelayan pembawa para wisatawan keliling gugusan pulau

Sayang karena kameranya butut, niat mulia mendokumentasikan keindahan sunset gagal total.. hiiks. Sayang lagi, karena ga bisa berenang, ga berani snorkling apalagi diving *ngirit buat beli oleh-oleh.. dasar pelit, hihi*, maka momen-momen underwater ditiadakan, hiiks lagi.

Tapi biar begitu, puas sudah hati ini pernah menjejaki Karimunjawa. Udah ga terlalu penasaran.  Ga perlu nunggu momen hanimun yang entah datangnya kapan tau.. itu tuh yang bulan madu di awan biru tiada yang  mengganggu ala Amy Search tea *ngambek ceritanya..*. Secara si dia lebih hobi ngurusin binatang peliharaannya ketimbang jalan-jalan. Biarlah daku ikutan jalan bareng temen-temen cewek yang baru dikenal saat itu. Ada kumpulan emak-emak up to 40, ada para lajang sukses 30 something, ada 2 keluarga yang bawa anak abg-nya, pokoknya semua seru.

Lain waktu, kalo anak-anak udah pada remaja *deuh..emaknya masih kuat jalan ga ya?* akan saya suruh mereka eksplorasi keliling Indonesia. Menikmati keindahan alam dan belajar mandiri dengan melakukan perjalanan.

What an experience!

Iklan

26 thoughts on “Surga Karimunjawa

  1. pengeeeeeen…
    kayaknya lebih keren dari bali ya…lebih murah gak ya…hihihi….
    Tapi bener juga sih…
    dilema jadi emak emak …kalo mau bepergian ribet ama anak anak…selalu menghibur diri sendiri dengan mengatakan…ntar kalo anak anak udah gede…hihihi…

    Serius tuh pergi sendirian anak suami ditinggal???

    • asli bagus banget, yang jelas lebih murah..
      bawa bocah? ga usah dulu kayaknya, mereka belom bisa menghayati.. mending diajak ke bonbin atawa musium

      kalo anak2 masih segede Kayla ma Fathir ga mungkin ditinggalin atuh *bisa-bisa eike dipecat tanpa pesangon, qiqi*

  2. padahal saya deket lho kalo ke karimunjawa tinggal naik kapal pelabuhan didepan mata krn keliatan tiap hari 🙂 tp kok belum sempat2 juga, idem dengan bibi titi teliti, anak-anak msh kecil kalo diajak jalan jauh…jd harus masih menahan diri.

  3. waaah kalo karimun, ini niih dreamplace lanjutan saya.. saya belom pernah kesini.. tapi semoga dalam waktu dekat akan kesitu. hemm..

    yakin deh, tulisan ini jadi salah satu bahan rujukan buat bikin rncana perjalanan

  4. ya ampuuuuuuuuuun Mbak…
    impianku sejak dulu ke karimunjawa, gak kesampaian hingga saat ini.
    iiih postingan ini bikin aku ngiler sengiler ngilernyaaaaaaaaa

  5. Salam kenal
    Betul banget karimunjawa ga kalah dari bali(belum pernah sih)
    Saya taun baruan 2010 di karimunjawa…seru abis, banyak kenal temen baru….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s