Okonomiyaki – Pajeon mix

Perkenalan saya dengan okonomiyaki dimulai sewaktu diundang berkunjung ke rumah Aika-sensei  9 tahun lalu. Kami diajak berperan serta dalam pembuatan martabak ala jepang ini. Gampang ternyata, tinggal campur-campur sayuran, tepung, telur, dan irisan daging (biasanya sih mereka pake pork slice.. makanya kudu siaga 100%), diaduk, dimasukkan ke dalam wajan datar, tunggu sebentar sampai matang, angkat, lalu dimakan.

Kenyang? Sejujurnya.. ngga, yang ada malah blenger. Lha.. wong ndeso gini, kalo ga makan nasi  artinya belum makan, hehe.. Tapi tetep aja penasaran. Kata Aika sensei, okonomiyaki yang terkenal ada dua versi.. yaitu Osaka dan Hiroshima. Yang kita uji coba saat itu versi Kobe, soalnya Aika sensei tinggal di Kobe *halah.. penjelasan ngasal*. Kata mbak wiki, okonomiyaki ini secara harfiahnya diartikan dengan “cook what you like or what you want, the way you like“. Jadi masukkan saja apapun yang ingin kamu masukkan.. jadilah martabak sayuran. Tapi rasanya, yang jadi sayuran paling favorit adalah irisan kol dan kecambah, sisanya boleh apa aja.

okonomiyaki osaka style, gambar dan resep diambil dari sini

Paling seneng ngeliat taburan di atas martabaknya. Ada saus okonomiyaki, mayones, nori bubuk, dan katsuobushi. Katsuobushi ini berasal dari daging ikan cakalang, mirip abon tapi bentuknya halus tipis. Nah, si  katsuobushi ini jika ditaburkan di atas martabak yang masih panas akan meleleh dan meleot. Lucu deh sensasinya! Okonomiyaki yang terkenal adalah dari Hiroshima. Ciri khasnya di antara dua dadar diisi dengan mie goreng. Jadi seperti sandwich dadar isi bakmi goreng. Nah, waktu kami ada kesempatan ke Hiroshima bertahun-tahun berikutnya, kesempatan untuk nyaplok on the site langsung di kedainya tidak disia-siakan. Tapi waktu itu sih ga kepikir buat ambil gambar penampakan makanannya, keburu laper.. hihi.

okonomiyake hiroshima style, gambar dan resep bisa dilihat di sini.

So.. time goes by, sewaktu ada kesempatan untuk belanja di 100 yen shop lagi.. bahan-bahan untuk membuat okomiyaki dijadikan daftar buruan rincian belanja paling atas. Untung ada guide asli orang sono, jadi tercapailah segala cita-cita. Yang plastik paling atas sebelah kiri, warna merah itulah yang disebut katsuobushi. Sebelah kanannya bubuk wijen putih. Nah bawah wijen itu, tepung bumbu okonomiyaki instan. Secara.. lagi pengen banget makanan yang bernuansa jepun. Padahal bikin tepungnya ga terlalu sulit, cuma kalo di sana ada tambahan tepung ubi kayu atau kentang. Trus ada lagi, tambahan irisan atau nori bubuk. Yang ketinggalan, malah sausnya. Tapi gapapa, segalanya bisa dimodifikasi kok. Bisa pake saus tiram atau sambal botolan.

Sementara itu, tadinya saya ga kenal dan ga sempat mencicipi Pajeon. Cuma gara-gara kesangkut dan dengan kepedean ngambil tepung instan merek Ottogi yang ada di supermarket Giant di rak bagian makanan Korea. Lha.. kok mirip okonomiyaki ya? Setelah search sana-sini ternyata Pajeon itu a Korean style pancake yang disajikan sebagai appetizer atau snack yang dicocol dengan kecap maupun cuka. Aslinya cuma dibuat dari campuran tepung, telur dan bawang daun. Dengan sedikit modifikasi bisa dicampur apa saja, seafood, cabe, bahkan kimchi sekalipun.

seafood hae-mul pajeon (해물 파전) gambar bisa diambil dari sini.

Terus tadi, iseng-iseng menguras isi kulkas dan mengkaryakan anak-anak untuk belajar masak. Maka terciptalah modifikasi ngasal antara okonomiyaki dan pajeon hasil kreasi kami. Tepung ottogi dicampur irisan bawang daun, cumi, wortel, brokoli, irisan sosis lalu ditambah telur dan air secukupnya, lantas dimasak. Setelah matang ditaburi katsuobashi dan french dressing salad. Rasanya? Mantaap… *blenger lagi*

kenapa yaa.. kalo bikin sendiri penampakannya ga pernah cantik?

Iklan

27 thoughts on “Okonomiyaki – Pajeon mix

  1. doh…lieur euy…!!
    resepnya basa linggis semuah….terjemahin dong…
    ato minta resep ala Hilsya nya doooong….biar ngindonesia bahan-bahan en bumbunya…hehehe…
    sumpe nih…ngileeeerrrrr

  2. Hehehe…penampakannya cantik kok bunda hilsya 🙂
    mungkin bunda hilsya harus ikut kelas food decoration atau ikut kelas cooking ada hubungannya gak yah maksudnya..biar keren hasil penampakkannya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s