Hati-hati dengan tulang belakang anda

Ada sesuatu yang tidak beres dengan tulang belakang saya. Semula saya tidak pernah sadar akan hal itu, sampai suatu saat tiga tahun lalu saya merasa sesak nafas tiap berjalan sedikit jauh. Rasa sakit ini akan menghilang jika ada seseorang yang menekan agak keras ke bagian punggung.

Sejujurnya saya adalah salah satu orang yang tak akan ke dokter bila tidak terpaksa. Bahkan pada posisi terengah-engah  karena sesak dan menahan sakit di punggung pun, saya memilih mencari alternatif lain. Hal yang paling masuk akal buat orang awam tentunya dipijat. Jadilah saya merelakan diri dielus mbah-mbah tukang pijat di kampung halaman. Meski sudah sepuh, tapi tenaganya membuat saya tak berhenti berteriak sepanjang pemijatan.  Si mbah bilang *dalam bahasa Jawa* bahwa ada otot saya yang tertarik dan menggumpal keras akibat jatuh dalam jangka waktu yang sudah lama atau salah posisi tubuh (baik berdiri, tidur, duduk, atau berjalan..  hmm). Saya harus ditreatment berulang kali. Setelah itu memang kondisi tubuh membaik, dan saya jarang merasa sesak nafas lagi.

Setelah kembali beraktivitas rutin disertai pola hidup yang sangat tidak sehat (malas makan & berolahraga), saya kembali mengalami gejala serupa. Tidak mungkin pulang balik kampung halaman hanya sekedar untuk dipijat, saya mencari tempat pengobatan herbal. Tadinya saya hanya ingin dibekam saja,  sekedar ingin tahu rasanya bagaimana dan supaya sehat. Tetapi rupanya sang therapist memperhatikan bahwa ketika duduk selonjor, kaki saya agak panjang sebelah *nah lho.. baru sadar*. Ia bertanya pada saya tentang keluhan kesehatan yang berkaitan dengan tulang belakang, lalu saya jawab dengan sejujurnya. Ia mengajukan opsi apakah saya bersedia diterapi dengan pijat yumeiho atau tidak.. Wah apa lagi ini? Meski agak risih karena therapistnya lelaki berbadan besar, sambil ditemani suami akhirnya saya rela dipiting sana-sini untuk menikmati sensasi pijat jenis ini.

Berikut adalah gambar dan penjelasan  yang saya kutip dari http://pijatkeluargasehat.wordpress.com/.  Pijat Yumeiho adalah terapi pijat-urut untuk pembetulan posisi tulang-tulang seluruh tubuh, mengendorkan otot-otot dan jaringan sel-sel organik serta secara radikal menghilangkan penyakitnya, dengan tulang pinggul sebagai pusatnya. Bapak Masayuki Saionji (alm) adalah founder teknik Yumeiho.

Dalam versi  yang saya alami metode pijat ini mencoba memulihkan sendi-sendi yang terkilir dan menata kembali tulang-tulang dengan cara menarik, membetulkan, dan menekan anggota tubuh kita*salah satunya persis seperti gambar di atas* sampai kadang berbunyi ..krek..krek.. Lumayan sakit, tapi sedap.

Dari penjelasan blog pijat kesehatan tadi  saya mengambil kesimpulan rupanya analisis si mbah tukang pijat juga serupa, hanya saja ia tidak menjelaskan kronologis sebab dan akibatnya. Karena hampir setiap orang mengalami dislokasi tulang pinggul, akibatnya tulang punggung menekan syaraf-syaraf dan menyebabkan gangguan fungsi otot, sendi-sendi dan seluruh organ tubuh lainnya. Hm.. itu toh penyebab sesak nafasnya?

Lalu apakah masalah tulang belakang saya selesai begitu saja? Ternyata belum. Awal Desember kemarin, saya terjungkal dengan sukses dari kursi non ergonomis di tempat kerja dalam posisi jatuh duduk. Sakitnya lumayan, malunya apalagi, hehe..  Kali ini saya ketakutan untuk pergi ke dokter maupun tukang pijat, karena terasa sakit berhari-hari. Sulit untuk tertawa, batuk, miring, apalagi tidur terlentang. Suami, dengan kesabaran dan sedikit keahlian memijat yang ditularkan dari seorang kenalan mencoba merawat saya secara mandiri. Riskan memang, mengingat posisi jatuh duduk cukup membahayakan bagi kesehatan seseorang.

Sebelum akhirnya dipaksa ke dokter untuk pemeriksaan dan foto rontgen,  saya bertemu dengan seorang kakak alumni yang ternyata menguasai teknik memijat tulang belakang dan lainnya. Saya minta kesediaannya untuk menerapi kondisi badan yang tidak keruan. Tentu saja sesi pemijatan ini disertai teriakan, air mata, dan keringat bercucuran karena peristiwa ‘gedubraknya’ saya telah berlangsung lama. Ternyata memang terjadi ketegangan otot di bagian belakang yang menyebabkan anggota badan lainnya sulit digerakkan. Alhamdulillah, akhirnya kondisi saya pulih setelah hampir sebulan didera rasa sakit.

Lalu, apakah setelah itu case dismissed? Dari hasil iseng-iseng cek kesehatan via jarum akupuntur yang dialiri listrik, ternyata di usia 30++ ini saya didiagnosis menderita kekurangan kalsium dalam skala rendah (mau bilang osteoporosis ga tega sendiri). Waduuh.. jadi  kelihatan manulanya :D. Pantesan ya, kok sedikit-sedikit rasanya selalu bermasalah dengan sakit pinggul, pinggang, dan pegal-pegal. Apalagi dengan kondisi pekerjaan yang hampir 70% berada di depan komputer, sementara sisa 30% lainnya dihabiskan sebagai kuli angkut barang berat di lapangan ^_* (teknisi..), otomatis pola hidup harus segera diubah sebelum terlambat.

Memang kebanyakan dari kita seperti menyepelekan fungsi tulang belakang. Padahal tulang belakang adalah salah satu penopang tubuh yang paling penting. Apalagi bagi kaum perempuan usia dewasa yang rentan diserang osteoporosis, kondisi ini harus lebih diperhatikan  agar tidak menimbulkan efek yang parah. Meski secara pribadi, saya lebih pro kepada teknik pemijatan namun saat kita mengalami kecelakaan atau cedera yang berkaitan dengan tulang belakang,  akan lebih baik bila diatasi secara medis. Lakukan pemeriksaan ke dokter, jika perlu lakukan foto rontgen. Untuk lebih jelasnya bisa merujuk ke salah satu situs di  http://doktersehat.com/2008/07/31/cedera-tulang-penyebab-badan-bungkuk/. Jangan lupa pula untuk selalu mengikuti pola hidup sehat, rajin berolahraga, tempatkan posisi badan pada sikap yang benar, berusaha, dan selalu optimis.. *nasehat berlaku untuk diri sendiri*. Semangat!

====

*Sekedar berbagi pengalaman dalam Kontes Aku Ingin Sehat yang diselenggarakan oleh Kakaakin*

Iklan

9 thoughts on “Hati-hati dengan tulang belakang anda

  1. jadi hati-hati juga nih, saya termasuk tukang duduk yang sangat setia di depan komputer belasan jam dan jarang olah raga.

    hatur nuhun informasinya Teteh, semoga sehat selalu. amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s