Nostalgia

re-post MP 13 Agustus 08

Hayoo..topik apa yang lagi ‘in’ dalam pembicaraan keseharian kita di kantor minggu-mingu ini? Haha..nostalgia cinta.. Hmm.. berani-beraninya hari gini bicara cinta (lama)!!.. Eits, jangan sinis dulu…intermezzo ajalah… Kadang ada saatnya buat kita untuk berbagi kenangan..yang menyenangkan atau memilukan hati…hiks. Walaupun untuk kebanyakan orang, kenangan semacam itu dianggap sesuatu yang mengancam, tidak beretika, terutama dalam konteks suatu hubungan yang kokoh (baca: pernikahan), tapi yang ini ga usah terlalu dimasukkan ke hati kali yaa..

Kali ini ceritanya dimulai dari mana … ternyata banyak juga cerita lucu yang dipunyai teman-teman sekitar. Saya tak bermaksud untuk membuka cerita lama atawa celebek (itu tuh si clbk tea..). Tapi nyatanya memori masa lalu itu kalo tidak disikapi bijaksana memang bisa membawa bencana. Untuk orang-orang ‘straight’ yang ga mentoleransi masalah ini pastinya akan menolak mentah-mentah berbagai isu ataupun menutup kuping.. tapi kita mengalir aja deh yaa…

Dalam suatu kesempatan..seorang sahabat wanita tiba-tiba pernah berujar kepada saya dalam nada tertekan.. “Gue nyesel juga nih ga kawin ama si A..padahal dia baik, pinter, royal, bla bla bla..Kali ini gue akan bertahan karena anak.. kalo perempuan mah pendek langkah!”. Prolognya wanita ini ternyata masih punya rasa mendalam pada cinta pertamanya, si A itu.. padahal secara lahiriah dia mendapatkan seseorang yang ‘lebih’ tapi nyatanya dia kurang bahagia… Jadi kesannya kalo kita bermasalah, cenderung berprasangka bahwa kehidupan kita dengan seseorang (impian kita) akan jauh lebih menyenangkan.. padahal belum tentu kan?

Lain lagi kisah satu ini.. “utarakan saja seperti apa perasaanmu”… seorang wanita merasa bahwa saat ia kuliah, ia mempunyai seseorang yang selalu menemaninya beraktivitas. Sampai-sampai ia merasa bahwa lelaki itu menjadi bagian dari dirinya, namun mereka tidak pernah saling menyatakan perasaan masing-masing. Akhirnya terpisah begitu saja sampai sekarang tanpa ada kejelasan.. hmm.. tapi ini masih ga apa-apa…

Kalo yang cerita ini.. “jujur adalah wajib, daripada kayak sekarang”… sebutlah wanita itu si  B yang pada usia remaja didekati oleh si C, teman satu alumni..  mereka sempat dekat.. namun terpisah jarak karena si C kuliah di kota lain, dan si B dalam kondisi pln (pasaran lagi naik..hehe..padahal ga cakep2 amat lo!). Keduanya saling berharap.. tapi tidak ada statemen jelas, sehingga si B menerima orang lain .. dan si C kembali mencari teman idamannya . 9 taun kemudian mereka kembali bertemu tapi juga tidak terucap kata-kata, karena sang lelaki akan segera menikah dalam waktu dekat . Si B memandang kepergiannya dengan pilu, karena merasa ada yang hilang, sementara si C berprasangka bahwa si B tidak menyukainya. 9 taun kemudian setelah itu, setelah sama-sama menikah, tak disangka mereka kembali bertemu dan baru menyadari bahwa sebenarnya mereka saling menunggu . Wahh, pasti rasanya menyesak dalam dada.. (maaf : tidak bermaksud mengecilkan arti pasangan masing2) .. Kisah ini agaknya berpotensi untuk mengharubiru jika tidak disikapi secara bijak, semoga mereka bisa melewati sesi ini dengan baik ..

Satu lagi.. lain, mereka sempat berhubungan dekat, lalu terpisah .. kemudian bertemu lagi setelah lebih dari 20 taun. Namun karena kedewasaan, mereka bisa menyikapi  hubungan di masa lalu dan saat ini dengan baik. Tapi ada yang terlihat lucu.. ternyata perhatian sederhana yang ada diantara mereka bisa membuat hidup mereka lebih bersemangat…cieee…

Lalu?… kebanyakan ah… kalo diceritain satu per satu.. lagian kalo kata2nya ga pas.. jatuhnya jadi kurang sreg ya.. Tapi pelajaran penting yang bisa saya ambil yaa.. jangan terlalu apriori dengan kisah seperti ini. Seandainya ada orang yang ‘kejebur’ dengan cinta (lama), mungkin kita bisa menyikapi dengan bijak .. berdoa semoga semua bisa berjalan lebih baik… setujuuuu?

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s