Cinta.. patah hati

re-post MP 12 Mei 08

Hari giniii… ngomongin patah hati? Aduh..kemana aja, say? Tapi beneran deh, walaupun kesannya gak pada tempatnya banget.. ada suatu hal yang pengen saya ungkapkan..

Ceritanya…dalam beberapa minggu ini saya mendapati seorang perempuan yang sedang gundah gulana. Wajahnya seperti kelelahan menahan beban perasaan. Mulanya dia hanya berkilah bahwa dia capek menghadapi pekerjaan dan tingkah teman-teman satu tim yang dianggap tidak solid. Tapi ternyata ada yang lain, yang saya yakin  lebih  menguras perasaannya lebih banyak dibanding dua hal tadi..

Usut punya usut ternyata perempuan tadi sangat terkejut akan pernyataan hati seseorang yang dia anggap seperti kakaknya sendiri atas kejadian yang telah berlangsung hampir 20 tahun lalu.. (aduh bu, nggak kelamaan tuh?). Lelaki itu ternyata menunggunya selama 10 tahun tanpa dia sadar.  Jadi judulnya saling menanti nih? hihihi…yaa..namanya cinta monyet…tapi kenapa juga masih harus membekas sampai sekarang ya? Apalagi saya lihat penampakan perempuan ini cenderung biasa-biasa saja, tidak masuk kriteria cewek idaman semasa sekolah… (hihi..jahat ya?). Ternyata perempuan itu merasa sangat dirinya jahat karena dia menolak ‘cinta’ dengan bersikap mengabaikan begitu saja.. dan bukan hanya pada satu orang..

Dalam pandangan banyak orang, beneran nggak penting banget untuk dibahas, apalagi ketika keduanya sudah mempunyai jalan kehidupan sendiri.  Tapi mungkin bukan waktunya juga untuk menjudge ini itu ataupun mencemooh perasaan seseorang. Ini perkara hati yang tak tak semudah membalikkan telapak tangan, butuh kekutan super untuk melewatinya. Saya yakin keduanya pasti akan bersikap bijaksana menghadapi salah satu cobaan dalam kehidupan perkawinan mereka masing-masing.  Perasaan seperti itu sudah berlalu.. bukan pada saat yang tepat..bukan orang yang tepat..alias tidak berjodoh. Jadi tak perlu lagi merasa sedih, menyesal, atau apapun. Kesedihan, rasa kehilangan.. memang secara wajar akan terjadi, tapi saatnya untuk bangkit harus segera dimulai. Waktu akan menolongnya melupakan semua, kalau kata orang bule sih.. time is the best medicine..

Teman, kamu punya keluarga yang mencintai kamu seutuhnya… jadi mulailah untuk berdamai dengan masa lalu….ok?

 

Posted 8 Jan 11

Bagaimana hari-harimu, teman? Beratkah untuk melalui segala yang terjadi? Melewati banyak hal yang tak pernah terbersit sebelumnya. Kamu pasti bisa.. semangat ya!

 

Iklan

2 thoughts on “Cinta.. patah hati

  1. Saya pernah patah hati, hancur malah 🙂
    Tapi saya harus -telah- berdamai dengan masa lalu dan coba jalanin apa yg ada di masa sekarang dan masa depan, walau pun tertatih…
    -nice post 🙂 –

    • Mungkin setelah sekian lama waktu berlalu, kita bisa tersenyum pada masa lalu.. tanpa perlu sakit hati.. tetep semangat ya… *kebanyakan nonton drama korea nih..hihi*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s