Dua minggu di Korea

Setelah 3 hari di awal training  menginap di Ritz Carlton Seoul, akhirnya kami dipindahkan ke center yang terletak di Seongnam-si.  Sebetulnya pada saat hari pertama tiba Seoul, jika kami punya nyali.. bisa saja kami walking around hotel, tapi sayang.. walaupun berdua dengan kolega dekat saya, tetep saja kami jadi cewek cemen, takut bepergian..  Belum lagi ternyata penempatan kamar hotel kami berjauhan, saya di east wing dia di west wing dengan kamar lux yang terasa begitu besar. Karena ketakutan tidur sendiri, akhirnya kami jadi saling gantian menginap.. hihi

Kursus kami di Korea berlangsung di KIST, jadi dari hotel maupun center kami diantar dengan bus. Materinya mengenai air pollution dan sophistikasi teknologi Korea . Para pengajarnya adalah para doktor ahli keluaran universitas di Amerika maupun Eropa, jadi bahasa Inggris mereka jauh lebih bagus dibanding para sensei Jepang kami terdahulu maupun kemudian. O, ya training kami kali ini adalah joint project KOICA-JICA selama 4 minggu. 2 minggu di Seoul, kemudian dilanjutkan 2 minggu di Kitakyushu. Hm.. bener-bener bersyukur rasanya.

Semasa di Seoul, kami diajak city tour menikmati suasana Seoul. Pertama kali, kami diajak menonton pertunjukan teater Nanta yang sangat terkenal.  Terdiri dari 4 pemain utama yang menyajikan keahlian mereka dalam menggunakan perkakas dapur, iris-mengiris sayuran, perkusi panci dan teman-temannya. Tampilan yang sangat apik dan berkesan. Kemudian di lain hari kami diajak mengunjungi Seoul tower,  istana Gyeongbokgung, menikmati upacara changing guards di gerbang Nam Dae Mun, jalan-jalan berburu suvenir di Dong Dae Mun, melihat suasana sungai di Cheonggyecheon, nightlife di Myongdong & YangJae… dan lain-lain *udah banyak yg lupa, karena namanya susah dilafalkan*

Mengenai kuliner, whoaaa.. ini dia, berhubung saya anti masakan pedas. Rasanya saya ga tahan dengan masakan sehat dan  terkenal Korea, kimchi.. duh, rasanya seperti disuguhi semangkok cabe. Selain itu, saya harus berhati-hati dengan makanan non halal, meski koordinator kami berupaya mengupayakan makanan yang ‘bisa dinikmati’ semua trainee. Saya mendadak mengaku vegetarian, hanya makan sayuran, dolsot bibimbap, dan cemilan manis ala korea *lupa lagi namanya.. tteok apa gitu 😀 *

Selain di Seoul, kami mengikuti trip ke bagian selatan, Gyeongju dan Ulsan. Sebelumnya kami diajak mengunjungi Korean Folk Village, yang memberikan gambaran rumah-rumah Korea di masa lampau tempat syuting miniseri Dae Jang Geum. Gyeongju merupakan ibukota kerajaan Shilla dimana masih terdapat kompleks makam penguasa Silla yang berbentuk bukit-bukit besar (Tumuli Tomb). Di sekitarnya terdapat artefak-artefak  Silla yang berharga seperti mahkota emas, perhiasan, kuil-kuil Buddha, pagoda dan arca-arca yang umumnya berasal dari abad 7 sampai abad ke 10 Masehi. Kami mengunjungi Bulguksa Temple dan  Kuil Seokguram Grotto.  Sedangkan di Ulsan kami diajak mengunjungi pabrikan baja dan mobil Hyundai, pulangnya kami dibekali 1 buah mobil Hyundai Trajet dalam versi mini 😀

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s