Pilihan ngeblog itu datangnya dari hati

Blogger Return Contest

Memang kehadiran jejaring sosial ini itu ditengarai membuat efek kecanduan luar biasa pada para penggunanya. Bisa membuat tangan hampir-hampir tidak bisa lepas dari hape. Bisa membuat seseorang berolahraga jari tiap saat, atau bahkan membuat orang terpaku seharian depan komputer. Demam jejaring sosial juga pernah melanda saya, karena saya pikir aplikasi mereka lebih simpel. Sampai-sampai saya memutuskan pindah ke lain hati. Berhenti mengekspresikan hati dalam bentuk tulisan demi keeksisan sebuah status facebook  yang biasa-biasa aja.

Oh, blog multiplyku yang malang! (sapu-sapu blog yang berdebu)

Jujur saja, keberanian saya menulis di blog di akhir 2007 diawali dengan keinginan untuk berbagi pengalaman tentang pekerjaan, jalan-jalan, atau tempat makan. Mungkin disertai sedikit sesi mencurahkan perasaan terpendam yang begitu dalam (haha.. curcol). Semata-mata hanya untuk mengekspresikan perasaan. Tanpa disertai keinginan untuk ngetop di mesin pencari atau mendulang kincringan (eh lembaran ya..) uang. Ah, betapa polosnya…

Tapi biarlah, banyak orang yang murni berniat mengasah kemampuan untuk bisa menulis dengan baik melalui media sebuah blog. Tentu akan lebih menguntungkan, bila blognya bisa menghasilkan uang. Blog memang sebuah wadah efektif guna melatih kemampuan imajinasi kita untuk mengolah kata-kata menjadi kalimat. Berbeda dengan jejaring sosial lain yang hanya dibatasi beberapa karakter. Dalam blog bahkan kita bisa membuat cerita bersambung.

Sebuah blog ternyata memiliki topik berbeda, baik dilihat dari sisi penulisan maupun subjeknya. Ada yang bertipe serius, ada yang disertai haha hihi, ada yang copas asli dari artikel online, juga yang bersifat ilmiah. Ada yang memilih satu genre musik, drama, aktor/artis, gosip, jalan-jalan, kuliner, kesehatan, atau blog gado-gado yang ga jelas arahnya kemana. Seperti blog saya? Ah, biarin aja!

Banyak sekali hal-hal yang dapat dilihat sebuah blog. Apapun jenisnya.

Pertama, blog memberikan beragam informasi yang kita cari. Tetapi semua itu tergantung para penulisnya. Misalkan saja untuk suatu blog traveling, banyak orang saat ini berbagi pengalaman dari mulai lokasi yang menarik untuk dikunjungi sampai dengan detil pengeluarannya. Saking detilnya, rasa-rasanya agen travel harus siap bersaing harga nih :)

Atau sebuah blog berisi materi ilmiah yang banyak dicari oleh kalangan pelajar dan mahasiswa. Namun untuk materi ini sebaiknya sang penulis mendalami tata penulisan yang setara dengan jurnal ilmiah agar tidak dicap sebagai plagiator. Kecuali bila akan dibuat dalam format lebih ringan, silakan dimodifikasi. Tapi tetap menuliskan sumber bacaan/pustaka.

Kedua, blog juga memberikan banyak pengalaman saat kita bertemu dengan orang baru. Dan yang paling utama, bisa belajar dari pengalaman orang lain. Satu dua kali melintas dan memberikan jejak, lalu kemudian berinteraksi secara intens. Membangun kedekatan, kepercayaan, dan kerjasama. Menjalin sebuah persahabatan.

Saya punya pengalaman unik saat dulu aktif di situs multiply. Saya kerap blogwalking ke blog seorang ibu yang tinggal di luar negeri. Cerita-cerita kehidupan keluarganya membuat saya merasakan suasana yang terjadi di sana. Lama tak mengupdate situs ini, tiba-tiba saya baru sadar bahwa ia pindah ke Indonesia dan tinggal di tempat yang lokasinya berdekatan. Tak terbayangkan seperti apa perjumpaan kami. Surprised!

Atau seperti pengalaman saya yang baru saja kopdar dengan seorang gadis manis yang sukarela bermacet-macet datang melewati tiga propinsi demi bertemu saya, hihi..   Duh, saya jadi ga enak ati nih.

Atau saat  mendapatkan cendera mata dari hasil mengikuti kontes menulis yang banyak diselenggarakan baru-baru ini. Percayalah, sang penyelenggara memang sengaja berbagi kebahagiaan. Dan orang yang mendapatkan kemenangan pun tidak akan melihat dari seberapa besar nilai rupiahnya, tetapi atmosfer persahabatannya. Apresiasi yang begitu mendalam. Sungguh terharu rasanya melihat seseorang yang tidak kita kenal atau hanya kita kenal via dunia maya mau bersusah payah meluangkan waktunya untuk sekedar mengikuti persyaratan yang kita tetapkan.

Itulah beberapa hasil interaksi yang mendalam dari sebuah pertemanan via blog.

Ketiga, blog bisa menghasilkan uang. Saya tahu itu, salah satunya tentang toko online yang menjamur disana-sini. Tapi sayang saya tidak punya pengalaman yang sifatnya aktif sebagai produsen. Untuk sementara status saya masih konsumen :)

Sejujurnya sebagai blogger ‘polos nan gaptek’ saya tidak terlalu mengerti dengan SEO dan page rank. Namun saya mengamati jenis postingan yang bermunculan untuk siap diklik  bila sebuah kata petunjuk diketikkan dalam mesin pencari. Atau pada saat para sahabat beramai-ramai menuliskan kata kunci tertentu dan mengisinya dengan postingan umum. Mereka bermaksud mengubah citra negatif  kata kunci tadi. Suatu usaha yang harus diacungi jempol. Ternyata banyak postingan yang laris manis dicari saat memiliki kata kunci ‘ajaib’.

Di awal masuk dunia wordpress, tanpa sengaja saya mengklik sebuah blog dengan laju pertumbuhan tercepat. Ternyata hanya dengan satu postingan berisi sebuah foto seorang artis yang sedang naik daun karena skandalnya, telah mampu menarik pengunjung sampai ribuan orang. Saya geleng-geleng kepala. Tapi biarlah, itu pilihan seseorang.

Menurut saya, dunia blog tidak pernah sepi. Hanya saja para pemiliknya tiba-tiba ingin berhibernasi di musim dingin. Meringkuk di bawah selimut hangat untuk menikmati dunia pertemanan baru yang berbeda. Atau saat sang pemilik tiba-tiba tak punya banyak waktu untuk sekadar menulis beberapa paragraf, dan lebih menyukai ruang untuk 200 karakter saja. Tak ada salahnya. Suatu saat, mereka pun akan kembali merindukan kebersamaan dan kenyamanan berngeblog ria untuk saling bersapa meski hanya di dunia maya.

Ya.. ada datang, ada pergi. Ada puncak, ada jurang. Mungkin saat ini kegiatan ngeblog sedang berada di dasar jurang statistik. Tapi biarlah statistik itu berkutat dengan angka-angkanya. Tinggal gerakan tangan kita sebagai pengisi ruang kosong sebuah blog ini  akan diarahkan kemana. Hanya sebagai silent reader atau penulis produktif?  Pilihan itu datangnya dari hati. Misalnya saya yang akhirnya memilih kembali untuk menulis di tahun 2010, meski tetap masih belum bisa berfokus ke satu arah.

Sekali lagi, sebuah blog tak bisa diperbandingkan begitu saja dengan jejaring lainnya. Masing-masing memiliki sisi kelebihan dan kekurangan. Semuanya kembali kepada kita.

Lalu, apakah saya termasuk seorang blogger yang kembali?

Aah, jadi malu!  Semangat!

==============

Disertakan dalam Blogger Return Contest diadakan oleh Anazkia dan disponsori oleh denaihati ini mengangkat tema “Blogger Nggak Cuma Ngeblog”.

Tulisan Sebelumnya
Tulisan Berikutnya
Tinggalkan Komentar

41 Komentar

  1. Happy blogging….
    ngeblog diniatin ibadah, mudah2an berkah… aamiin… :)

    Balas
  2. kita sama-sama mantan multiply ya mbak. hehe….
    semoga sukses di kontes ini ya.

    blogging menjadi sangat menyenangkan setelah ada banyak kontes seprti ini. jadi tambah semangat.

    Balas
  3. wah,ikut lomba nih..
    moga menang
    tetap semagat ngeblog

    Balas
  4. hehehee…hebat nih bundanya Hilsya
    semuanya ikut. semoga menang deh

    Balas
  5. sohibul kontes juga rajin ikut kontes he..he…,
    semangatnya mama hilsya ini perlu banget diikuti..

    Balas
  6. hm…. benar sekali ternyata,,,, menulis blog itu musti mengikuti dari hati dan melepaskan diri dari belenggu membanding2kan karya dan tulisan… apalagi untuk merebut apresiasi…. blogging tanpa hati, rasanya melelahkan T_T

    Balas
    • udah pernah nyoba ya wied?
      aku sih santai aja.. biar mengalir apa adanya
      klo rajin.. hayu..
      klo males.. diemin aja :)

      Balas
  7. semua yg kluar dari hati hasilnya pasti memuaskan…
    semoga ga kena virus bosen dan ga ada waktu (seperti saya) yaa… :) salam kenal.

    Balas
    • haha.. bosen dan ga ada waktu sih udah .. di tempat lama berhenti ampe bertahun-tahun
      salam :)

      Balas
  8. inspiringggg

    Balas
  9. moga menang ya…
    moga tambah semagat ngeblognya

    Balas
  10. Ngeblog emang beda banget dengan sosial media lainnya. Kebersamaannya lebih terasa dan kita rasanya bisa mengenal seorang blogger lebih dalam dari tulisan2 yang merupakan buah fikirannya :)

    Mudah2an blog gak lekang dimakan jaman yak :D

    Balas
    • iya Nie, terutama untuk menyalurkan hobi mengoceh panjang lebar ..hehe

      semoga bisa jadi dokumentasi perjalanan hidup

      Balas
  11. Merasa disemangati.. Tp memang rasa persaudaraan antar blogger yg mrp motivasi tbesar mnrt kami..

    Balas
  12. ngeblog buat saya juga datang nya dari hati bukan paksaan

    Balas
    • iya mam…it’s depend on our heart
      sayup-sayup disontrekin “mau dibawa kemana hubungan kita” by armada :)

      Balas
  13. semua harus dari hati datangnya ,tidak ada paksaan jadinya enak ya

    Balas
  14. Wuiiiihhh…keren Teh. Aku bisa ikutan ga yaa *rieut*

    Balas
  15. Acungkan dua jempol sama bunda hilsya..manteppp!!!..saya melihat semangat nge-blognya ok, dari pertama kunjungan kesini, sampai sekarang, konsisten..rajin posting dan banyak yang seger seger…*emang es kali yah..asli kadang membuatku terpacu untuk nulis setelah bertandang ke blognya sampean bun..:) tapi karena kadang tak ada waktu luang disela kerjaan akhirnya gak jadi nulis atau terpending..hiks
    idem tentang blog..!! nge blog itu candu lho bun..ketagihan..nulis apa aja isi hati kita..unek unek..lebih plong rasanya daripada dipendem dalam hati :)

    Balas
    • iya.. mam, aku udh mulai diliatin si ayah nih, gara-gara ga bisa lepas dari kursi depan kompi .. *oh, tidaaak*

      Balas
  16. Saya juga memulai tulis-menulis acak adul di MP, Mbak… :D
    Semoga sukses pada kontesnya ya… :)

    Balas
  17. Huehehe, kaya nyari jodoh ajah Jeng datangnya dari hati :-) Tapi ekye setubuh dengan apa yang dikau utarakan. Cuma emang semangat ngeblog neh untuk emak2 pemalesan kaya gw yang kudu dipompa. Gile, sebulan paling banger posting 4-7 biji. Hiks!

    Sukses yah Cyiiinn. ekye juga tinggal revisi dikit draft yang ini

    *tooss dulu ah sebagai sesama banci kontes hihihi*

    Balas
  18. Sukses mbak untuk kontesnya…..kata2nya kereeenn, good luck yaa

    Balas
  19. Memang banyak blogger yg meninggalkan blognya. Padahal dg ngeblog kita dituntut menjadi lebih kreatif dalam menemukan ide-ide tulisan.

    Balas
    • iya.. tapi kadang kita juga ga bisa maksain.. semuanya tergantung diri sendiri..
      mungkin ada waktunya naik turun, tp kalo bisa sih tetep konsisten

      Balas
  1. Final Daftar Peserta Lomba « Catatan Anazkia
  2. Daftar Peserta Lomba dan Perpanjangan Waktu Lomba - Daftar Peserta Lomba dan Perpanjangan Waktu Lomba - Daftar Peserta Lomba dan Perpanjangan Waktu Lomba - Daftar Peserta Lomba dan Perpanjangan Waktu Lomba | Asuhan Keperawatan

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 26 pengikut lainnya.